Honda Yakin Maksud Marquez Tak Salah
Editor Bolanet | 21 April 2015 13:00
- Pimpinan Repsol Honda, Livio Suppo menyatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak menyalahkan sang pebalap, Marc Marquez yang menyenggol rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi pada dua lap menjelang finis di MotoGP Argentina akhir pekan lalu.
Akibat senggolan ini, Marquez terjatuh, gagal finis dan membuat The Doctor merebut kemenangan. Menurut Suppo, tindakan Marquez yang berniat menutup laju Rossi sama sekali tak salah, walau pihaknya tetap menyesali hasil buruk ini.
Mau bagaimana lagi? Beginilah balapan. Vale satu-satunya yang mampu memanfaatkan ban ekstra keras, jadi Marc tidak salah pilih ban. Kami tahu Vale sangat kompetitif dengan ban itu, sementara kami yakin bisa bertarung sampai akhir. Tapi kontak itu terjadi, ujar Suppo kepada GPOne.
Suppo pun tak menyangkal opini Rossi yang menyebut Marquez pebalap 'all out', Marc memang begitu. Ia tahu ia bisa memperebutkan kemenangan sampai akhir. Ia tak ingin membiarkan Vale melenggang begitu saja. Ia telah mencoba segalanya, namun kali ini berbuah buruk. Tapi saya rasa itu bukan kesalahan, tutupnya. [initial]
(gpo/kny)
Akibat senggolan ini, Marquez terjatuh, gagal finis dan membuat The Doctor merebut kemenangan. Menurut Suppo, tindakan Marquez yang berniat menutup laju Rossi sama sekali tak salah, walau pihaknya tetap menyesali hasil buruk ini.
Mau bagaimana lagi? Beginilah balapan. Vale satu-satunya yang mampu memanfaatkan ban ekstra keras, jadi Marc tidak salah pilih ban. Kami tahu Vale sangat kompetitif dengan ban itu, sementara kami yakin bisa bertarung sampai akhir. Tapi kontak itu terjadi, ujar Suppo kepada GPOne.
Suppo pun tak menyangkal opini Rossi yang menyebut Marquez pebalap 'all out', Marc memang begitu. Ia tahu ia bisa memperebutkan kemenangan sampai akhir. Ia tak ingin membiarkan Vale melenggang begitu saja. Ia telah mencoba segalanya, namun kali ini berbuah buruk. Tapi saya rasa itu bukan kesalahan, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
- Dovizioso, Ancaman Terbesar Rossi Musim Ini
- Crutchlow: Wajib Kalahkan Semua, Tak Hanya Ducati!
- Sempat Senggol Rossi, Iannone Minta Maaf
- Dovizioso: Tempel Rossi Adalah Impian Jadi Nyata
- Lorenzo: Valentino Rossi Menakjubkan
- Iannone Senang Dovizioso Naik Podium Lagi
- Pakai Jersey Maradona, Valentino Rossi Sampaikan 'Kode'?
- Espargaro: Suzuki Masih Jauh dari Posisi Layak
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















