Iannone: Dulu Ducati Bikin Senang, Kini Bikin Marah!
Anindhya Danartikanya | 26 April 2017 13:45
Bola.net - - Memiliki asa tinggi memasuki MotoGP 2017 bersama Suzuki Ecstar, Andrea Iannone malah harus banting tulang di tiga seri pertama. Setelah jatuh dan gagal finis di Qatar, ia melakukan jump start dan dihukum ride through penalty hingga finis ke-16 di Argentina. Meski begitu, hasil buruk ini sedikit terbayar usai ia finis ketujuh di Austin, Texas.
Demi meraih hasil ini, Iannone bahkan harus susah payah lebih dulu melawan Jorge Lorenzo (Ducati), Jonas Folger (Yamaha Tech 3) dan Jack Miller (Marc VDS Honda). Ia bahkan sempat bersenggolan dengan Lorenzo di pertengahan balap, sebelum akhirnya finis 1,4 detik di belakang Andrea Dovizioso (Ducati).
Iannone pun sedikit bernostalgia ke masa-masa di mana ia membela Ducati pada 2013-2016. Sialan. Saya kehilangan banyak waktu di belakang Jorge. Selama bertahun-tahun mesin Ducati membuat saya bahagia, kali ini justru membuat saya marah! ungkap The Maniac kepada GPOne sembari tertawa.
Membela Suzuki mulai musim ini, kegarangan yang selama ini dikenal ada dalam diri Iannone terkesan sirna, namun ia membantah. Rider Italia ini mengaku tugasnya di Suzuki memang menumpuk berkat GSX-RR masih dalam tahap pengembangan, dan menyadari setiap balapan adalah uji coba.
Saya ini bukan dewa. Sayang dua seri pertama begitu sulit karena saya tak bisa kompetitif. Mungkin ekspektasi saya terlalu tinggi, jadi saya menurunkan target, membawa pulang hasil sebaik mungkin. Saya sudah tahu ini bakal sulit. Balapan bagai uji coba, tapi saya tetap percaya diri, ungkapnya.
Pembalap berusia 27 tahun ini pun yakin titik terang akan segera ia temukan. Mungkin kadang saya terlalu keras pada diri sendiri. Tapi setiap kali balapan, target saya adalah finis di papan atas. Jika tidak, setidaknya harus dekat dengan papan atas. Ada kalanya yang Anda lihat begitu gelap, tapi akhirnya jalan makin terang, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


