Iannone: Hayden Lah yang Ajari Saya Pahami Ducati
Anindhya Danartikanya | 19 Mei 2017 14:30
Bola.net - - Pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone mengenang musim debutnya di MotoGP bersama Pramac Ducati, di mana ia mendapat banyak pelajaran dan petuah dari juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden, yang kini tengah terbaring koma di rumah sakit usai tertabrak mobil saat berlatih sepeda di Rimini, Italia, pada hari Rabu (17/5).
Akibat kecelakaan ini, The Kentucky Kid mengalami cedera politrauma dada dan kepala, disertai kerusakan otak serius. Kondisi rider Red Bull Honda WorldSBK ini pun membuat suasana hati para penghuni paddock MotoGP Prancis di Le Mans cukup muram.
Iannone menjalani debut MotoGP pada tahun 2013, di mana ia membela Pramac Racing di atas Desmosedici GP13. Dalam proses beradaptasi, The Maniac pun kerap mendapatkan bimbingan dari Hayden, yang kala itu masih membela tim pabrikan Ducati Corse.
Pada tahun pertama saya di Borgo Panigale, saya ingat betapa cepatnya Nicky. Sungguh tidak mudah bisa menjadi sekuat Nicky. Ia mengajari saya agar lebih memahami motor kami, begitu juga cara mengendarainya, agar saya bisa mengeluarkan seluruh potensi Ducati, ujar Iannone kepada GPOne.
Rider Italia berusia 27 tahun ini pun mengaku memiliki hubungan baik dengan Hayden, yang ia anggap begitu rendah hati hingga disukai dan dihormati oleh penggemar balap di seluruh dunia.
Saya selalu menganggapnya rendah hati. Saya tak pernah mendengar siapa pun di paddock berkata buruk tentangnya. Ia juga menanamkan kebebasan dan hal-hal positif pada diri saya, tipikal orang Amerika Serikat. Kini ia tengah bertarung demi nyawanya, semoga ia berhasil. Sepenuh hati saya berharap yang terbaik untuknya, pungkas Iannone.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







