Iannone Syukuri Dukungan Aprilia Selama Hadapi Kasus Doping
Anindhya Danartikanya | 30 April 2020 13:45
Bola.net - Andrea Iannone sangat bersyukur karena sampai detik ini, Aprilia Racing tak melepas dukungan padanya dalam menghadapi kasus dugaan penggunaan doping yang ia alami sejak Desember lalu. Hal itu disampaikan Iannone dalam wawancaranya dengan Motosprint belakangan ini.
Pada Desember 2019, sampel urin Iannone di MotoGP Malaysia, November 2019, terbukti mengandung drostanolone, yakni substansi terlarang versi Agen Anti-Doping Dunia (WADA). Sampel kedua yang diuji pada Januari juga terbukti mengandung substansi yang sama dalam kadar rendah.
Iannone yakin substansi itu akibat kontaminasi makanan selama ia ada Asia. Ia pun menjalani tes rambut, yang bisa membuktikan substansi yang dikonsumsi seseorang selama berbulan-bulan sebelumnya. Hasilnya negatif dan bukti ini ia sodorkan dalam sidang CDI pada Februari.
Tes rambut Iannone dinyatakan sah, namun hasil tes urin yang positif tetap menyatakan Iannone bersalah, dan ia dilarang balapan di kejuaraan apa pun selama 18 bulan. Iannone pun akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam waktu dekat.
Banyak Rider yang Incar Posisi Iannone

Selama itu pula, Aprilia setia mendukung Iannone dan ikut marah atas hukuman yang mereka anggap tak adil itu. "Saya harus berterima kasih kepada Aprilia, karena mereka tak pernah menyerah mendukung saya, selalu percaya pada fakta bahwa saya tak bersalah," ujar Iannone seperti yang dikutip Motorsport.com.
"Padahal bakal lebih mudah bagi mereka untuk meninggalkan saya dan menggaet rider lain. Ada banyak rider yang akan senang hati menggantikan saya. Tapi jujur saja, tanpa mereka, saya harus menghadapi semua ini sendirian dan semua bakal lebih berat," lanjutnya.
Dukungan Aprilia juga terlihat nyata saat mereka meminta Iannone tetap datang dalam acara peluncuran tim pada akhir Februari lalu, sehari sebelum uji coba pramusim di Losail, Qatar. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, sempat memintanya tinggal sehari lebih lama, namun fakta bahwa ia tak boleh berkendara membuat Iannone menolak.
Sangat Sedih Tak Bisa Kendarai RS-GP
"Saat saya pergi ke Qatar untuk menjalani presentasi tim, Massimo meminta saya untuk tinggal sehari lagi. Tapi saya minta ia menyediakan tiket penerbangan yang paling awal, pada malam yang sama, untuk pulang," kisah rider Italia berusia 30 tahun ini.
"Konteksnya, saya bukanlah pebalap MotoGP, karena tak bisa mengendarai motor yang sudah kami kerjakan selama setahun dan berpotensi besar, dan ini sangat menyakitkan. Ini seperti melihat kekasih Anda selingkuh dengan pria lain di depan mata Anda. Ini adalah hal terburuk," lanjutnya.
"Tapi permintaan Aprilia agar saya datang untuk sesi pemotretan resmi menunjukkan bahwa mereka ingin mempertahankan saya. Ini adalah perlakuan menakjubkan yang takkan saya lupa. Mungkin orang lain tak peduli, tapi bagi saya ini sangat berarti," pungkas The Maniac.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Crutchlow: Bisa Naik Motor Saat Pandemi, Miller Bakal Menangi Balapan Pertama
- Kilas Balik: Kisah Kegagalan Honda Tandemkan Stoner-Marquez
- 'Harusnya Honda Larang Jorge Lorenzo Kembali ke Yamaha'
- Valentino Rossi dan VR46 Academy Kembali Latihan Motor pada 4 Mei
- MotoGP Tekan Jumlah Kru dalam Balapan Selama Pandemi Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










