Ibunda Valentino Rossi: Dia Tak Pernah Sesedih Itu
Editor Bolanet | 13 Januari 2016 13:00
Rossi yang berusaha meraih gelar dunianya yang ke-10, memimpin klasemen pebalap MotoGP 2015 sepanjang musim dan mengoleksi 15 podium, termasuk empat kemenangan. Sayang, gelar itu jatuh ke tangan Jorge Lorenzo tepat di seri terakhir yang digelar di Valencia, Spanyol.
Usai musim berakhir, ia sangat sedih. Saya tak pernah melihatnya sesedih itu. Kami baru bicara banyak setelah balapan di Valencia berlalu. Untung saja ada Monza Rally Show, di sanalah ia menghapus 'air mata'. Saat ia pulang, ia lebih tenang, ujar Palma.
Usai mengakhiri musim MotoGP 2015, Rossi pun menghibur diri dengan turun di Monza Rally Show, di mana ia meraih gelar juara untuk keempat kalinya, yakni setelah 2006, 2007 dan 2012. Menurut Palma, gelar juara ini sukses sedikit menyembuhkan kesedihan sang anak.
Semua proyek dan impiannya adalah soal masa depan. Vale selalu percaya diri, meski akan berusia 37 tahun, ia siap untuk tampil lagi. Ia suka merancang strategi balap, selalu terlibat dalam kompetisi. Ia terlahir untuk mengendarai motor. Ketika rasa kecewanya mulai hilang, ia kembali berkendara. Ia mencintai dunia balap dengan caranya sendiri, tutup Palma. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















