Indonesia Resmi Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MotoGP 2017
Editor Bolanet | 23 Oktober 2015 15:00
Bola.net -
Indonesia akhirnya secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah salah satu seri MotoGP pada tahun 2017 mendatang. Kabar ini dilansir oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada hari Rabu (21/10), yakni usai CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta bertemu dengan Menpora, Imam Nahrawi dan pimpinan Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto.
Menurut rilis Kemenpora, Dorna Sports lebih memilih Indonesia ketimbang Kazakhstan, Brasil, Thailand, Chile dan Finlandia mengingat penggemar Tanah Air begitu antusias pada kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut.
Dorna Sports dilansir meminta dana sebesar USD 7 juta (Rp 98 miliar) dan meminta Sirkuit Sentul dilakukan renovasi besar-besaran. Kemenpora dikabarkan meminta dana renovasi sebesar Rp 150 miliar, namun tak disetujui oleh Kementerian Keuangan. Anggaran sekitar Rp 150 miliar pun turun menjadi Rp 5 miliar saja untuk tahun 2016.
Meski jumlah ini sangat kecil, Kemenpora berdalih bahwa anggaran Rp 5 miliar ini cukup untuk dijadikan stimulus dan rencananya akan dicarikan sponsor untuk menopang biaya lainnya. Kecilnya anggaran ini dikarenakan Sirkuit Sentul berstatus swasta, yakni milik PT Sarana Sirkuitindo Utama (SSU).
Indonesia terakhir kali menggelar Grand Prix pada tahun 1996 dan 1997 di sirkuit yang sama. Jika Indonesia benar-benar masuk kalender balap MotoGP 2017 mendatang, maka ada empat negara Asia yang menggelar kejuaraan ini, yakni Indonesia, Qatar, Jepang dan Malaysia.
(kpl/kny)
Menurut rilis Kemenpora, Dorna Sports lebih memilih Indonesia ketimbang Kazakhstan, Brasil, Thailand, Chile dan Finlandia mengingat penggemar Tanah Air begitu antusias pada kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut.
Dorna Sports dilansir meminta dana sebesar USD 7 juta (Rp 98 miliar) dan meminta Sirkuit Sentul dilakukan renovasi besar-besaran. Kemenpora dikabarkan meminta dana renovasi sebesar Rp 150 miliar, namun tak disetujui oleh Kementerian Keuangan. Anggaran sekitar Rp 150 miliar pun turun menjadi Rp 5 miliar saja untuk tahun 2016.
Meski jumlah ini sangat kecil, Kemenpora berdalih bahwa anggaran Rp 5 miliar ini cukup untuk dijadikan stimulus dan rencananya akan dicarikan sponsor untuk menopang biaya lainnya. Kecilnya anggaran ini dikarenakan Sirkuit Sentul berstatus swasta, yakni milik PT Sarana Sirkuitindo Utama (SSU).
Indonesia terakhir kali menggelar Grand Prix pada tahun 1996 dan 1997 di sirkuit yang sama. Jika Indonesia benar-benar masuk kalender balap MotoGP 2017 mendatang, maka ada empat negara Asia yang menggelar kejuaraan ini, yakni Indonesia, Qatar, Jepang dan Malaysia.
(kpl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
Tim Nasional 21 April 2026, 17:20
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Situasi Sudah Genting! Chelsea Mungkin Tidak Main di UCL Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2026, 16:15
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














