Ini Penjelasan Race Director MotoGP Soal Rossi vs Marquez
Editor Bolanet | 26 Oktober 2015 11:00
Bola.net -
Direktur Pengawas Balap (Race Director) MotoGP, Mike Webb akhirnya menjelaskan keputusan pihaknya setelah melakukan investigasi atas insiden senggolan antara pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez dalam balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada hari Minggu (25/10).
Kepada MotoGP.com, Webb menyatakan bahwa pihaknya menjatuhkan tiga poin penalti kepada Rossi atas cara membalap yang tak bertanggung jawab, dan yang menimbulkan adanya kontak. Pengawas Balap menilai The Doctor dengan sengaja melebar di tikungan dengan tujuan memaksa Marquez keluar dari garis balap dan menghasilkan kecelakaan.
Usai balap, Webb pun memanggil keduanya untuk diinterogasi. "Marc menjelaskan bahwa ia berkendara dengan normal, menunggu bannya terasa lebih baik dan ia melaju cepat ketika ia bisa dan melambat ketika diperlukan. Vale berpendapat bahwa Marc sengaja melakukannya agar ia melambat dan menurutnya tindakan itu tidak fair," ujar pria asal Selandia Baru ini.
Pengawas Balap pun meyakini kedua belah pihak sama-sama melakukan kesalahan, hanya saja Marquez tak mendapat hukuman karena dinilai tak menyalahi aturan tertulis apapun. Sementara Rossi mendapat hukuman karena dinilai sengaja melakukan "tendangan" kepada Marquez hingga terjatuh dan gagal finis.
"Kami mendengarkan keduanya. Menurut kami, keduanya sama-sama bersalah. Namun berdasarkan aturan tertulis, Marc tidak menimbulkan kontak apapun, tidak melanggar aturan apapun. Tapi kami merasa tingkahnya menimbulkan masalah pada Vale, yang akhirnya bereaksi. Sayangnya, reaksi Vale lah yang melanggar aturan," tutup Webb.
(kpl/kny)
Kepada MotoGP.com, Webb menyatakan bahwa pihaknya menjatuhkan tiga poin penalti kepada Rossi atas cara membalap yang tak bertanggung jawab, dan yang menimbulkan adanya kontak. Pengawas Balap menilai The Doctor dengan sengaja melebar di tikungan dengan tujuan memaksa Marquez keluar dari garis balap dan menghasilkan kecelakaan.
Usai balap, Webb pun memanggil keduanya untuk diinterogasi. "Marc menjelaskan bahwa ia berkendara dengan normal, menunggu bannya terasa lebih baik dan ia melaju cepat ketika ia bisa dan melambat ketika diperlukan. Vale berpendapat bahwa Marc sengaja melakukannya agar ia melambat dan menurutnya tindakan itu tidak fair," ujar pria asal Selandia Baru ini.
Pengawas Balap pun meyakini kedua belah pihak sama-sama melakukan kesalahan, hanya saja Marquez tak mendapat hukuman karena dinilai tak menyalahi aturan tertulis apapun. Sementara Rossi mendapat hukuman karena dinilai sengaja melakukan "tendangan" kepada Marquez hingga terjatuh dan gagal finis.
"Kami mendengarkan keduanya. Menurut kami, keduanya sama-sama bersalah. Namun berdasarkan aturan tertulis, Marc tidak menimbulkan kontak apapun, tidak melanggar aturan apapun. Tapi kami merasa tingkahnya menimbulkan masalah pada Vale, yang akhirnya bereaksi. Sayangnya, reaksi Vale lah yang melanggar aturan," tutup Webb.
(kpl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Alaves vs Barcelona: Nahuel Tenaglia
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 06:29
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Denzel Dumfries
Liga Italia 14 Mei 2026, 06:18
-
Man of the Match Man City vs Palace: Phil Foden
Liga Inggris 14 Mei 2026, 06:05
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 14 Mei 2026, 05:57
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
-
Sergio Conceicao Ungkap Beratnya Melatih AC Milan
Liga Italia 14 Mei 2026, 01:01
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24









