Inilah Titik Balik Kebangkitan Marc Marquez di MotoGP 2026: Dari Tertinggal 102 Poin, Kini Dekat Gelar Juara

Asad Arifin | 6 November 2026 23:56
Inilah Titik Balik Kebangkitan Marc Marquez di MotoGP 2026: Dari Tertinggal 102 Poin, Kini Dekat Gelar Juara
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Perjalanan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 mengalami perubahan drastis. Sempat tertinggal 102 poin, pembalap Ducati Lenovo Team itu kini berada di ambang gelar juara.

Marquez menyebut Sachsenring pada Juli lalu sebagai titik balik kebangkitannya. Saat itu, ia mulai percaya bahwa peluangnya untuk kembali bersaing memperebutkan gelar masih terbuka.

Advertisement

Sebelumnya, juara bertahan MotoGP tersebut mengalami periode sulit setelah menjalani operasi bahu. Bahkan, ia belum pernah memenangi balapan utama hari Minggu dan kesulitan mendapatkan hasil maksimal di Mugello.

Namun, performanya perlahan membaik hingga mampu mengubah peta persaingan. Kini, Marquez berpeluang memastikan gelar juara dunia di Qatar.

1 dari 2 halaman

Sachsenring Bangkitkan Keyakinan Marc Marquez

Marquez mengawali musim dengan sejumlah kendala, terutama setelah kembali dari operasi bahu. Ketertinggalan 102 poin dari pemuncak klasemen membuat peluangnya mempertahankan gelar semakin berat.

Namun, seri Sachsenring pada Juli menjadi titik perubahan. Marquez mulai menemukan kecepatan dan kembali yakin bisa bersaing di papan atas.

"GP Sachsenring adalah saat di mana saya mulai merasa bahwa kami kembali dalam persaingan, bahwa kami kembali terlibat dalam perebutan gelar juara," ucap Marc Marquez.

"Sebab setelah Mugello, posisi saya sangat jauh tertinggal, tetapi kemudian para pesaing saya memberi saya kesempatan untuk kembali berjuang memperebutkan gelar juara," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Performa Meningkat, Gelar Juara Semakin Dekat

Performa Meningkat, Gelar Juara Semakin Dekat

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Boglarka Bodnar/MTI via AP

Setelah momentum di Sachsenring, Marquez semakin konsisten meraih hasil positif. Ia mencatat lima kemenangan dari delapan balapan terakhir hingga akhir pekan di Jerman, termasuk dua kemenangan di Balaton Park.

Di sisi lain, para pesaingnya kehilangan banyak poin. Marco Bezzecchi gagal menyelesaikan sejumlah balapan Grand Prix, sementara Jorge Martin hanya sekali naik podium dalam periode tersebut.

Marquez juga mengakui perkembangan motor Ducati dan kecocokannya dengan Desmosedici menjadi faktor penting.

"Ducati membantu saya dengan berbagai hal baru, kecocokan saya dengan motor pun menjadi lebih baik, dan akhirnya kecepatan kami pun meningkat," tegas Marc Marquez.

Kini, Marquez harus unggul 30 poin atas Martin dari total 37 poin maksimal di Qatar untuk memastikan gelar. Ia juga perlu memperlebar keunggulan delapan poin atas Bezzecchi, atau tujuh poin jika memenangi Grand Prix, sebelum dua seri terakhir di Portimao dan Valencia.

Sumber: Crash

LATEST UPDATE