Jack Miller Akui Kurang Dihargai Semasa Bela Honda
Anindhya Danartikanya | 18 Januari 2019 12:55
Bola.net - - Menjelang musim keduanya bersama Alma Pramac Racing dan Ducati, Jack Miller mengaku mendapatkan perlakuan yang cukup berbeda dibanding saat-saat ia masih membela Honda. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Crash.net, di mana ia mengaku kerja kerasnya tak terlalu dihargai oleh pabrikan Sayap Tunggal.
Miller yang menjadi rookie kontroversial di MotoGP 2015 akibat langsung melompat dari Moto3, sempat mendapat kontrak berdurasi tiga tahun langsung dari Honda Racing Corporation (HRC). JackAss sempat menaruh percaya pada kolaborasi ini, namun nyatanya ia tak pernah mendapat dukungan teknis yang layak hingga memilih hengkang ke Pramac-Ducati.
"Bersama Honda, kami (Marc VDS) tak punya paket yang kami butuhkan. Sesimpel itu. Kami hanya tim satelit. Selain itu, kami bukan tim satelit utama. Kami selalu dapat 'longsoran'. Padahal tim kami hebat, begitu pula krunya. Saya punya Cristian Gabarrini dan Ramon Aurin. Soal ini, saya tak bisa bicara negatif. Tapi soal material, kami jelas tertinggal," ujarnya.
Tak Ada Tambahan Dukungan Teknis

Miller pun kecewa HRC tak berinisiatif memberi dukungan teknis lebih baik selama tiga musim, meski ia sempat memenangi MotoGP Belanda 2016, dan tampil cukup kuat sepanjang 2017 meski tak punya motor RC213V yang setara dengan Repsol Honda. Selain itu, Miller 'dipaksa' mengerahkan crew chief-nya, Cristian Gabarrini kepada Jorge Lorenzo yang pindah ke Ducati pada akhir 2016 lalu.
"Jika melihat beberapa hasil, jelas saya merasa kurang dihargai. Terutama usai menang di Assen, karena itu lebih dari sekadar kemenangan. Itu adalah kemenangan pertama yang diraih tim satelit dalam kurun 10 tahun. Dengan motor tim satelit! Ada juga momen lain, seperti saat saya memimpin balapan di Phillip Island (2017). Juga di Valencia saat saya bekerja cukup baik," ungkap rider 24 tahun ini.
Ducati Bagai Rumah Sendiri
Saat pindah ke Alma Pramac Racing pada awal 2018, rider Australia ini pun merasakan atmosfer kerja yang sangat berbeda. Meski hanya membela tim satelit dan mendapatkan motor yang usianya setahun lebih tua, Miller merasa sangat diperhatikan oleh Ducati Corse, terutama sang general manager, Luigi 'Gigi' Dall'Igna.
"Gigi selalu ada. Ia selalu menghampiri saya usai setiap sesi. Selalu menyenangkan bisa memberikan feedback kepadanya dan ia selalu mencatat semua yang saya katakan. Saya merasa seperti bagian dari Ducati. Mereka tertarik dan benar-benar mengamati saya sejak lama, dan selalu menyediakan waktu untuk saya. Bersama mereka, saya jelas merasa seperti di rumah," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




