Jack Miller dan Ducati Team Mulai Negosiasi Soal MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 11 Mei 2020 11:20
Bola.net - Bukan rahasia lagi bahwa rider Pramac Racing, Jack Miller, tengah getol mengincar salah satu tempat di Ducati Team MotoGP pada 2021 mendatang. Pada Sabtu (9/5/2020), Sky Sport pun mengabarkan bahwa rider Australia ini telah memulai negosiasi dengan pabrikan asal Italia tersebut.
Sejak pertengahan lalu, Ducati diketahui mengincar rider-rider muda untuk tahun depan, karena tahun ini Dovizioso telah menginjak 34 tahun dan Danilo Petrucci akan menginjak usia 30 tahun pada Oktober nanti. Tak tanggung-tanggung, sempat ada 8 rider yang jadi kandidat.
Target utama mereka adalah Maverick Vinales, namun gagal karena ia memilih bertahan di Yamaha. Perhatian pun beralih ke Fabio Quartararo dan Marc Marquez, namun masing-masing dari mereka juga memilih pindah ke tim pabrikan Yamaha dan bertahan di Repsol Honda.
Ducati sempat melirik Alex Rins dan Joan Mir, namun sejak awal keduanya kompak menolak bicara, dan tanpa ragu-ragu memperpanjang kontrak mereka dengan Suzuki Ecstar sampai 2022. Mau tak mau, kini Ducati harus melihat 'stok' rider muda yang sudah mereka miliki.
Diharapkan Jadi Suksesor Casey Stoner

'Stok' rider yang bisa membela Ducati Team pada 2021 adalah duet Pramac Racing, yakni Miller dan Francesco Bagnaia. Rider Reale Avintia Racing, Johann Zarco, akan berusia 30 tahun pada Juli nanti, namun Ducati tetap menjadikannya sebagai salah satu opsi.
General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, pun dikabarkan bertekad mempromosikan Miller ke tim pabrikan tahun depan, mengingat rider berusia 25 tahun tersebut sukses meraih lima podium di sepanjang 2019. Terkadang, JackAss bahkan melampaui performa Petrucci.
Miller juga diharapkan bisa jadi suksesor Casey Stoner, rider yang juga berasal dari Australia dan merupakan satu-satunya pebalap yang bisa mengantar Ducati juara pada 2007. Menurut Sky Sport, negosiasi pun telah dimulai, meski sayangnya Miller kemungkinan akan dapat pemotongan gaji akibat pandemi virus corona.
Yakin Bisa Berkembang Lebih Jauh
Miller sendiri sempat menyatakan kepada Speedweek bahwa membela tim pabrikan Ducati adalah targetnya sejak lama, dan lima podium yang ia raih pada 2019 membuatnya semakin yakin bahwa dirinya memang layak mendapat kesempatan membela tim utama.
"Membela tim pabrikan adalah satu-satunya cara untuk meraih gelar dunia. 2019 adalah tahun pertama saya mengendarai motor pabrikan terbaru, dan saya meraih lima podium. Kami bisa meraih lebih banyak jika tak dapat masalah teknis," ujar rider yang langsung lompat dari Moto3 ke MotoGP pada 2015 ini.
Usia muda juga ia yakini bisa jadi faktor penentu. "Saya diuntungkan usia yang masih muda. Saya baru berusia 25 tahun. Saya muda, masih 'lapar', dan ingin menjadi yang terbaik. Saya merasa sangat percaya diri dan yakin suatu saat nanti bisa menjadi bagian dari tim pabrikan," tutupnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Valentino Rossi-Petronas Tinggal Tanda Tangan, Punya Opsi Lanjut pada 2022
- Senangnya Para Rider MotoGP Boleh Latihan Outdoor di Tengah Pandemi
- George Russell Menangi Seri Kelima Formula 1 Virtual Race 2020
- Kilas Balik: Penjelasan Valentino Rossi Soal 3 Julukan Populernya
- 'Ducati dan Dovizioso Tak Boleh Lupakan Kisah Bersejarah Mereka'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









