Jack Miller: LCR Honda Harus Kerja Keras Rayu Saya Tinggalkan Ducati
Anindhya Danartikanya | 26 April 2022 08:58
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, menanggapi rumor soal kans dirinya kembali ke LCR Honda di MotoGP 2023. Hal ini ia sampaikan lewat MotoGP.com, Minggu (24/4/2022). Saat ini Miller diduga kuat akan terdepak dari tim pabrikan Ducati, dan ia mengakui dapat tawaran dari tim-tim lain.
Miller sendiri pernah membela LCR Honda pada 2015, yakni pada musim debutnya di MotoGP usai secara kontroversial langsung melompat dari Moto3. Dua musim berikutnya, ia ditransfer ke Marc VDS Honda akibat LCR Honda terkendala sponsor. Ia kemudian bergabung dengan Ducati Corse lewat Pramac Racing pada 2018.
Pada 2021, Miller 'naik pangkat' ke Ducati Lenovo Team, meraih lima podium dan dua kemenangan. Ia mengakhiri musim di peringkat 4, prestasi terbaiknya di MotoGP. Namun, Ducati menilai ini tak sesuai target, karena mereka ingin The Thriller merebut gelar, mengingat ia rider paling berpengalaman di atas Desmosedici.
Ducati Bagai Rumah Sendiri

Sebelumnya, Miller mengakui punya kans untuk kembali ke Pramac musim depan, karena ia ingin bertahan di lingkup Ducati. Namun, di sela pekan balap MotoGP Portugal di Algarve, Portimao, ia mendadak digosipkan bakal kembali ke LCR Honda, yang sedang mengevaluasi performa Takaaki Nakagami dan Alex Marquez.
Nakagami sangat santer dikabarkan akan digantikan Ai Ogura, dan Miller diisukan akan mengambil alih tempat Marquez. Namun, Miller membantah gosip ini. "Tak ada pembicaraan dengan LCR atau apa pun itu. Kami belum mendiskusikan perpindahan dengan siapa pun. Kami hanya baru benar-benar memulai silly season," tuturnya.
"Kami akan mengambil waktu dan mempertimbangkan semua opsi. Namun, sudah jelas bahwa saya mengenal Ducati, saya sudah membela mereka begitu lama dan saya tahu cara kerja mereka. Saya punya rumah yang menyenangkan di Ducati. Bakal butuh usaha ekstra untuk merayu saya pindah ke tempat lain," lanjut Miller.
Tanggapan LCR Honda dan Ducati

Manajer Tim LCR Honda, Lucio Cecchinello, juga membantah bicara dengan Miller dan manajernya, Aki Ajo. Namun, ia mengindikasikan bahwa Miller kemungkinan melakukan diskusi dengan para pimpinan Honda Racing Corporation. Cecchinello juga menyatakan saat ini sangat ingin mempertahankan Nakagami dan Marquez.
"Itu tidak benar. Jujur saja, saya tak pernah bicara dengan Jack dan manajernya. Saya tak tahu pasti, mungkin saja manajernya bicara langsung dengan Honda. Tapi saya sungguh-sungguh tidak tahu, dan kami benar-benar fokus pada para pembalap kami saat ini," ungkap eks pembalap GP125 ini.
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, juga menyebut pihaknya ogah melepas Miller. "Kami tak ingin kehilangan Jack. Kita lihat apa yang terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Kami senang tim lain mengincar Jack, karena berarti kami punya rider yang baik. Namun, menurut Ducati, segalanya dalam perjalanan untuk mempertahankannya," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Aleix Espargaro: Agresif Banget, Alex Marquez Bikin Saya Gila!
- Jonathan Rea-Toprak Razgatlioglu Saling Salahkan Soal Tabrakan di Assen
- Bekuk Adik di Garis Finis, Marc Marquez: Seru, Tapi Nggak Sesuai Target
- Sebut Jack Miller Tak Sengaja, Joan Mir: Saya Juga Bisa Jatuh di Tikungan Lain
- Minta Maaf pada Joan Mir-Suzuki, Jack Miller: Saya Benar-Benar Pengacau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




