Jack Miller Pastikan Bakal Bertahan di Pramac dan Ducati
Anindhya Danartikanya | 28 Juni 2019 11:00
Bola.net - Jack Miller mengaku dirinya akan bertahan di Pramac Racing dan Ducati musim depan, meski belum resmi menggoreskan tanda tangannya di atas kertas kontrak. Hal ini disampaikan JackAss kepada Crash.net di Sirkuit Assen menjelang MotoGP Belanda akhir pekan ini.
Miller sejatinya merupakan penantang terkuat bagi Danilo Petrucci dalam perebutan kursi tim pabrikan Ducati, namun tiga podium beruntun sekaligus satu kemenangan yang diraih Petrucci membuat kedua rider ini bakal bertahan di tim masing-masing.
Meski harus menunda asanya membela tim pabrikan musim depan, Miller mengaku tetap senang karena ia akan mendapatkan motor Desmosedici GP20, motor spek pabrikan yang juga dikendarai Andrea Dovizioso dan Petrucci.
"Kurang lebih segalanya sudah diselesaikan, kecuali tanda tangan. Saya rasa akan ada beberapa rapat hari ini (27/6). Maksud saya, saya akan bertahan di Pramac. Saya mengatakan ini dengan senyuman karena saya senang. Saya sangat senang bisa bertahan di sini setahun lagi dengan motor resmi," ujarnya.
Pramac Sediakan Dua GP20
Tahun ini, Miller menjadi satu-satunya rider Pramac yang memakai motor GP19 spek pabrikan seperti Dovizioso dan Petrucci, karena tandemnya, Francesco 'Pecco' Bagnaia sekadar mengendarai versi GP18.
Sesuai kontraknya, Bagnaia sendiri telah dijanjikan akan mendapat GP20 pada 2020 mendatang, hingga menyediakan GP20 kedua untuk Miller akan memunculkan masalah finansial bagi Pramac. Meski begitu, tampaknya masalah ini telah teratasi.
"Saya rasa ini juga jadi kabar yang sangat baik juga bagi Pramac. Tampaknya kami akan dapat dua motor pabrikan. Jadi sungguh kabar yang baik bagi tim dan kami, kedua pebalapnya. Kini kami hanya harus menyelesaikan beberapa detail pada kontrak," ungkap Miller.
Tak Ada Rider Nomor Satu
Sejak Mugello, Italia, Miller kerap kali berkata bahwa dirinya menginginkan status pebalap nomor satu andai bertahan di Pramac, yang berarti dirinya bakal mendapat perangkat terbaru lebih dulu ketimbang Bagnaia.
Meski begitu, kesepakatan baru dan solusi yang lebih adil telah ditemukan oleh tim. Mengingat keduanya akan mengendarai GP20, maka perangkat baru akan lebih dulu diterima oleh pebalap yang lebih cepat dan memiliki hasil balap lebih baik.
"Jika kami berdua mengendarai motor pabrikan, siapa yang mendapat perangkat lebih dulu sungguh tergantung siapa yang lebih cepat di antara kami. Itu satu-satunya cara untuk melakukannya," tutup Miller.
Saat ini, Miller merupakan pebalap tim independen terbaik di klasemen pebalap, duduk di peringkat 6 pada klasemen pebalap dengan 53 poin. Meski begitu, ia hanya unggul 2 poin dari debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di peringkat 7.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















