Jack Miller Soal Kontrak Ducati: Tiap Awal Tahun Saya Diremehkan Terus
Anindhya Danartikanya | 4 Maret 2022 14:25
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, mengecam media massa yang berspekulasi soal nasibnya yang tak jelas di MotoGP 2023. Pembalap Australia ini mengaku sebal karena selalu diremehkan meski termasuk salah satu rider yang kerap bertarung di papan atas. Hal ini ia katakan di Losail, Qatar, pada Kamis (3/3/2022).
Miller bergabung dengan Ducati pada 2018, dan sejak itu pula kontraknya selalu berdurasi setahun saja pada tiap musim, berbeda dari rider-rider lain yang biasanya mendapatkan kontrak dua tahun sekaligus atau lebih. Padahal, pada 2019-2020, ia mengoleksi sembilan podium bersama Pramac Racing, dan terbukti kompetitif.
Miller kemudian pindah ke tim pabrikan pada 2021. Ia meraih 5 podium dan 2 kemenangan, serta mengakhiri musim di peringkat 4, yakni prestasi terbaiknya sejak berkarier di MotoGP pada 2015. Namun, hasilnya ini dinilai tak cukup oleh banyak pihak, mengingat ia gagal memenuhi ekspektasi Ducati untuk merebut gelar dunia.
Tahun Berbeda, Omong Kosong yang Sama

Sejak akhir musim lalu, Miller pun santer dikabarkan bakal digantikan oleh Jorge Martin, yang musim lalu menjalani debutnya di kelas para raja dengan meraih 4 podium dan 1 kemenangan. Rider berusia 27 tahun ini pun jengkel membaca banyak berita yang mengabarkan dirinya berpeluang besar untuk didepak musim depan.
"Saya melihat situasi saya sama tiap musim. Tiap tahun, pada bulan-bulan ini, setiap wartawan di dunia menulis omong kosong soal saya, soal saya bakal kehilangan pekerjaan, dan soal cara saya bekerja. Mereka semua meremehkan saya. Situasi macam ini sama saja seperti sebelum-sebelumnya," curhat Miller via Crash.net.
Di lain sisi, rider yang langsung lompat dari Moto3 ke MotoGP ini mengaku tak bisa mengendalikan penilaian orang. Ia pun ingin masa bodoh dan fokus pada performa di lintasan. "Tak ada yang bisa saya lakukan, saya tak punya kendali soal itu. Jadi, yang bisa saya lakukan adalah melakukan pekerjaan sebaik mungkin di trek," ujarnya.
Rider Lain Tak Alami Hal Serupa
"Jika saya bisa mempertahankan pekerjaan, maka saya akan tetap kerja. Jika tidak, ya sudah. Ini omong kosong serupa yang harus saya hadapi tiap tahun. Saya tak paham mengapa saya harus mengalami hal macam ini sementara yang lain tidak. Tapi oke-oke saja. Saya terima, dan hidup terus berlanjut," tutur The Thriller.
Uniknya, Miller sejatinya mengusung kepercayaan diri tinggi musim ini, berkat performanya yang oke dalam tes pramusim Sepang dan Mandalika. "Saya merasa oke, bersiap dengan matang, tenang secara mental. Bisa dikatakan saya tahu apa yang saya bidik, sedangkan tahun lalu saya mungkin lebih gugup, lebih ini, lebih itu, dan lainnya," katanya.
"Punya mentalitas seperti itu bisa membantu saya fokus pada hal-hal penting dan melakukan pekerjaan dengan baik sepanjang akhir pekan. Kami dalam situasi yang cukup baik bersama motor kami. Tes dan balapan adalah dua hal yang benar-benar berbeda. Jadi, kami jelas tak sabar untuk segera balapan," tutup Miller.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Marc Marquez: Honda Sekarang Beda Banget, Rasanya Bagai Pindah Tim
- Para Rider MotoGP: Lebih Sengit dari 10 Tahun Lalu, 2022 Bakal Gila!
- Jadwal Latihan MotoGP, Moto2, dan Moto3 Qatar, 4 Maret 2022
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, dan Moto3 Qatar, 4-6 Maret 2022
- MotoGP Mandalika 2022 Bakal Digelar 27 Lap, Bagaimana Moto2 dan Moto3?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


