Jika Ducati Tak Menang di Qatar, Crutchlow Bakal Kaget
Editor Bolanet | 3 Februari 2016 16:30
Honda sendiri masih kesulitan menjinakkan mesin mereka yang agresif, hingga tak bisa fokus mengembangkan perangkat elektronik (ECU) Magneti Marelli, yang sudah dipelajari Ducati sejak tahun 2013 silam bersama tim-tim Open mereka. Crutchlow pun tak heran melihat invasi para pebalap pabrikan Italia itu selama uji coba pramusim di Malaysia pada 1-3 Februari.
Sudah jelas bahwa Honda kini tengah tertinggal, tapi mereka bekerja keras. Ducati telah mengenal ECU ini selama 2-3 tahun. Yang lain baru menjajalnya setelah mereka. Di sini lah kecerdasan Ducati. Mereka jelas punya keunggulan terbesar untuk memenangkan balapan. Mereka sudah sangat jauh di depan, ujarnya.
Menurut pebalap Inggris ini, Yamaha selangkah lebih maju ketimbang Honda, mengingat para pebalap tim Garpu Tala mengaku mulai nyaman menggunakan ECU terbaru. Meski begitu, Crutchlow yakin Yamaha masih jauh tertinggal dari Ducati.
Yamaha jelas punya paket motor yang baik, begitu juga pebalapnya. Mereka punya paket motor yang begitu netral dan bisa cepat apapun situasinya. Tapi soal ECU, mereka belum terlalu dekat dengan Ducati. Jika Ducati tidak menang di Qatar, maka saya akan sangat, sangat terkejut. Mereka punya pebalap-pebalap hebat dan berkendara dengan baik, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















