Joan Mir: Penurunan Performa Suzuki Bukan Karena Ditinggal Davide Brivio
Anindhya Danartikanya | 14 Juli 2021 10:05
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar sekaligus juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, meyakini bahwa penurunan performa tim dan motornya tahun ini bukan dipicu oleh hengkangnya sang eks manajer tim, Davide Brivio, ke Formula 1 bersama Alpine F1 Team. Hal ini dinyatakan Mir kepada Autosport pada Selasa (13/7/2021).
Brivio, otak di belakang kesuksesan Yamaha menggaet Valentino Rossi pada 2004, memimpin proyek Suzuki sejak 2013 dan mendampingi mereka untuk kembali ke MotoGP pada 2015. Brivio pun dinilai sebagai sosok penting yang membuat skuadnya sangat kompak, hingga sukses merebut gelar bersama Mir tahun lalu.
Namun, kabar mencengangkan datang pada awal Januari, saat Brivio memutuskan mundur dari Suzuki demi pindah ke F1 untuk menjabat sebagai Direktur Balap Alpine F1 Team. Uniknya, usai kepergian Brivio, performa Suzuki menurun. Mir baru meraih tiga podium, dan Alex Rins sudah tercatat lima kali gagal meraih poin.
Ini Masalah Teknis, Bukan Masalah Struktural

Mir sendiri kerap melempar kritik soal GSX-RR terbaru yang menurutnya tak terlalu jauh berbeda dari 2020, hingga mereka tertinggal jika dibandingkan pabrikan lain yang mengalami lonjakan performa. Usai finis ketiga di Assen, ia bahkan blak-blakan menyebut paket motornya tak cukup kuat untuk mempertahankan gelar.
Namun, Mir menolak jika kemunduran ini dikaitkan dengan hengkangnya Brivio. "Saya rasa tidak. Davide jelas bekerja dengan sangat baik selama di Suzuki, namun saya rasa ini lebih ke apa yang sudah saya katakan: mereka hanya tak bisa menemukan kemajuan, peningkatan teknis, langkah besar seperti pabrikan lainnya," ujarnya.
"Ini tak berarti Suzuki tak bekerja, tentu mereka bekerja. Tapi Davide bukanlah orang yang merakit spek kami. Jadi, dalam kasus ini, saya rasa ini hanya soal Suzuki yang harus mencari kemajuan dan hal semacamnya, karena kami sudah lihat pabrikan lain melakukannya dengan lebih baik," lanjut rider yang juga juara dunia Moto3 2017 ini.
Tak Masalah Jika Tak Ada Pengganti Davide Brivio
Selain itu, Mir juga menanggapi pernyataan Direktur Tim sekaligus Project Leader Suzuki, Shinichi Sahara, yang belakangan kembali menegaskan bahwa pihaknya masih belum berniat mencari pengganti Brivio untuk dijadikan manajer tim, agar bisa berbagi tugas dengannya.
"Saya sangat memercayai Sahara-san, dan jujur saja, jika ia berpikir begini, maka itu karena ini tepat. Ia merupakan orang yang kini memimpin segalanya dan ia terlibat dalam proyek kami, dan kami bisa melihat semua masalahnya. Dan jelas, jika ia bilang begini, maka ada alasannya," tutup Mir.
Saat ini, Mir tengah duduk di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 101 poin, tertinggal 55 poin dari Fabio Quartararo di puncak. Ia akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Styria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada 6-8 Agustus mendatang.
Sumber: Autosport
Video: Angka Covid-19 Meningkat, Australia Batalkan MotoGP dan Formula 1
Baca Juga:
- Pengerjaan Sudah Capai 80%, Sirkuit Mandalika Siap Sambut WorldSBK 2021
- Sibuk di Tengah Liburan, Rider-Rider MotoGP Latihan Bareng di Catalunya
- Acosta Ingin Tiru 90% Kekuatan Marquez, Sisanya Tiru Stoner-Schwantz
- Honda Tegas Tidak 'Halu' Soal Performa Jeblok di MotoGP 2021
- Honda: Marc Marquez Balapan Pakai '1,5 Lengan', Tetap Tampil Kuat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





