Joan Mir: Selebrasi Gelar? Daripada Pesta, Lebih Baik Kumpul Keluarga
Anindhya Danartikanya | 18 November 2020 17:35
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, memang senang bukan kepalang akhirnya bisa meraih status juara dunia MotoGP 2020 di Valencia, Spanyol, pada Minggu (15/11/2020) lalu. Namun, meski berharap bisa melakukan selebrasi besar-besaran, Mir menahan keinginannya itu mengingat pandemi Covid-19 masih menyebar di seluruh dunia.
Dari seluruh pembalap MotoGP yang ada, Mir memang salah satu pembalap yang sangat vokal menyuarakan pentingnya tindakan pencegahan infeksi penyakit tersebut, terutama pada para kandidat juara dunia musim ini. Mir yakin, sekalinya terinfeksi, musim seorang rider bisa kacau balap begitu saja.
Covid-19 pun membuat Mir tertekan dan bahkan menyebut virus ini sebagai musuh terbesarnya musim ini, alih-alih Fabio Quartararo atau pembalap lainnya. "Hal yang tak terlalu sering kita bicarakan dan pahami musim ini adalah, biasanya tekanan ada di trek, dan Anda bisa santai di rumah," ujarnya via Motorsport Espana, Rabu (18/11/2020).
"Tapi musim ini, saya justru tidak bisa santai di rumah, karena saya tertekan akibat Covid-19. Pandemi ini bikin situasi jadi lebih sulit. Saya tak bisa kumpul keluarga, orang-orang yang selalu mengurangi beban saya. Jadi, ini sangat berat," lanjut pembalap berusia 23 tahun ini.
Lega Semua Berjalan Lancar
Mir juga menyatakan, setiap kali pulang ke rumahnya yang ada di Andorra, ia tetap merasa tak tenang, karena Covid-19 bisa menyerang siapa saja di mana saja. Ia pun merasa beruntung karena ia dan Suzuki mampu menaati protokol kesehatan yang baik hingga bisa menjalani musim balap dengan lancar pula.
"Tekanan sepanjang tahun ini sangatlah besar, di trek dan di rumah, kami harus menghindari infeksi virus. Namun, cara kami mengendalikan situasi ini sangatlah menakjubkan, dan kami akhirnya bisa meraih gelar dunia pada tahun kedua saya di Suzuki. Rasanya sulit menggambarkan maknanya bagi saya," ungkapnya.
Selain memberikan tekanan mental, Mir juga menyebut Covid-19 membuat MotoGP 2020 jadi kurang seru karena penonton tak diperbolehkan hadir di tribun-tribun sirkuit. Sejauh ini, hanya Misano yang mengizinkan penonton hadir, namun hanya dibatasi 10.000 orang per pekan balap. Padahal, Mir yakin mereka bisa jadi motivasi ekstra.
Harus Tanggung Jawab
Mir juga agak kecewa karena tak bisa melakukan selebrasi gelar secara besar-besaran dengan banyak orang akibat Covid-19. Ia pun memilih melakukan perayaan dengan orang-orang yang sudah ada di dalam 'bubble'-nya sepanjang tahun ini, yakni timnya, kedua orang tua, dan sang kekasih.
"Sangat disayangkan tak ada orang di tribun trek, karena mereka bisa menjadi motivasi tambahan dan membuat selebrasi kesuksesan menjadi seru. Saya juga ingin pesta-pesta, ingin menari-nari, saya ingin melakukan segalanya!" ungkapnya rider asal Spanyol ini.
"Tapi kami harus tanggung jawab, karena banyak orang meninggal akibat virus ini. Bagi saya cara selebrasi terbaik adalah menghabiskan waktu dengan keluarga dan tim saya, melindungi diri sendiri karena virus ini serius. Tentu kami akan merayakannya, tapi tak boleh berlebihan," tutupnya.
Sumber: Motorsport Espana
Video: Highlights Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020
Baca Juga:
Tak Takut Marc Marquez, Joan Mir Banyak Belajar dari Valentino Rossi
Surat Terbuka untuk Sahabat: Tito Rabat Yakin Joan Mir Setara dengan Marc Marquez
Arenas-Bastianini Bisa Juarai Moto3 dan Moto2 2020 di Portimao, Jika...
'Joan Mir Bakal Tunjukkan Lebih Banyak Hal Seram di MotoGP'
Toprak Razgatlioglu Akui Nyaris Jadi Cadangan Valentino Rossi di Valencia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Manchester United vs Manchester City: Lini Belakang Setan Merah Jadi Perhatian
Liga Inggris 13 September 2026, 14:04
-
Chelsea Masih Rapuh, Xabi Alonso Tuntut Perubahan di Lini Belakang
Liga Inggris 13 September 2026, 13:24
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
-
Man Utd vs Man City: 5 Hal yang Perlu Diketahui Jelang Derby Manchester
Liga Inggris 13 September 2026, 12:04
-
Ruben Amorim Ungkap Masalah AC Milan dan Luka Modric Usai Imbang Lawan Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 11:24
-
Real Madrid Menang 4-1, Jose Mourinho Beri Peringatan untuk Anak Asuhnya
Liga Inggris 13 September 2026, 10:44
-
Bukayo Saka Nikmati Kemenangan Arsenal atas Sunderland setelah Pekan Berat
Liga Inggris 13 September 2026, 09:42
-
Lionel Messi Cetak Gol ke-99, Inter Miami Gagal Menang di Injury Time
Bola Dunia Lainnya 13 September 2026, 09:22
-
Mikel Arteta Murka Penalti Sunderland: Tidak Bisa Terjadi di Level Ini
Liga Inggris 13 September 2026, 09:04
-
Rapor Pemain Chelsea saat Imbang Lawan Hull City: Joao Pedro Bersinar, Hato Terpuruk
Liga Inggris 13 September 2026, 08:34
-
Rapor Pemain Real Madrid saat Menang atas Rayo Vallecano: Mbappe dan Carreras Bersinar
Liga Spanyol 13 September 2026, 07:47
-
Rapor Pemain Arsenal saat Menang atas Sunderland: Raya Gemilang, Saka Penentu
Liga Inggris 13 September 2026, 07:33
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 13 September 2026, 06:59
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




