Johann Zarco: Berkat Saya dan Fabio Quartararo, MotoGP Menggeliat di Prancis
Anindhya Danartikanya | 10 Mei 2021 15:04
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Johann Zarco, mengaku senang melihat MotoGP dan dunia balap motor secara umum kembali menggeliat di negara asalnya, Prancis. Kepada MotosanGP, Sabtu (8/5/2021), ia pun menyatakan rasa yakinnya bahwa ini semua berkat hasil baik yang ia dan Fabio Quartararo raih selama beberapa musim terakhir.
Seperti diketahui, Zarco sempat jadi pusat perhatian di Prancis usai jadi juara dunia Moto2 2015 dan 2016, serta tampil gemilang di MotoGP 2017 dan 2018 bersama Monster Yamaha Tech 3. Prestasi ini membuatnya digaet Red Bull KTM Factory Racing pada 2019, namun nyatanya ia justru terpuruk dan sulit adaptasi dengan RC16.
Kariernya pun diselamatkan Ducati yang meletakkannya di Esponsorama Racing pada 2020, di mana ia meraih satu podium. Prestasi itu sudah cukup membuat Ducati yakin untuk memberikan 'kenaikan pangkat' padanya, dengan meletakkannya di Pramac musim ini, dan menyediakan motor Desmosedici GP21 spek pabrikan.
MotoGP Jadi Sering Dibicarakan di Prancis

Quartararo juga mencuri perhatian. Pada 2019, El Diablo membela Petronas Yamaha SRT, meraih enam pole, tujuh podium, jadi debutan terbaik, dan dua kali berduel sengit dengan Marc Marquez sampai finis. Musim ini, ia membela Monster Energy Yamaha, jadi pengganti Valentino Rossi, dan sejauh ini telah meraih dua kemenangan.
Zarco pun punya hubungan baik dengan Quartararo, sampai-sampai ia tak pernah iri melihat rider yang sembilan tahun lebih muda darinya itu meraih sukses. "Hubungan saya dengan Fabio sama dengan hubungan saya dengan Jorge Martin. Kami berdua datang dari generasi berbeda, namun punya target yang sama," ujarnya.
"Dunia balap motor di Prancis harus berkembang, butuh citra lebih atraktif dan menarik khalayak umum. Berkat Fabio dan saya, MotoGP jadi kerap dibicarakan di skala nasional. Di Losail, ia menang di depan saya. Rasanya menyenangkan dan saya senang kami menyanyikan lagu kebangsaan bersama. Saya lebih tua darinya, jadi saya tahu ia harus menikmati momen itu," lanjutnya.
Merasa Bagai Kakak Jorge Martin

Uniknya, Zarco punya perasaan yang sama pada Jorge Martin. Meski Martin berasal dari Spanyol, Zarco peduli padanya karena mereka merupakan rekan setim. Rider 30 tahun ini mengaku senang jika Martin kompetitif. Ini sudah terbukti saat keduanya finis 2-3 di Seri Doha, di mana Zarco menggendong Martin saking senangnya.
"Saya merasa seperti kakak Jorge. Saya tak perlu memberi nasihat, karena kami ini rival. Namun, jika semuanya berjalan baik, saya ikut bahagia untuknya. Pada balapan kedua di Qatar, podium ganda kami bersama Pramac sangat menakjubkan. Saya pun memeluknya kala itu. Kami berdua sangat bahagia untuk tim kami," pungkasnya.
Zarco dan Quartararo akan kembali berjumpa di seri kandang mereka, MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans pada 14-16 Mei. Martin sendiri masih harus absen demi memulihkan cedera tangan dan lutut akibat kecelakaan di Seri Portimao. Ia akan kembali digantikan oleh rider Barni Racing Team WorldSBK, Tito Rabat.
Sumber: MotosanGP
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Buru Gelar MotoGP, Johann Zarco Ingin 'Curi' Keunggulan Pecco Bagnaia-Jack Miller
- 'Lamban dan Tak Paham Penyebabnya, Tanda Valentino Rossi Harus Pensiun'
- Jadwal Pekan Balap MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Le Mans, Prancis 2021
- Miguel Oliveira Lempar Kritik Tajam Soal Sensor Limit Trek MotoGP
- Stefan Bradl Sebut Ejekan Jorge Lorenzo pada Rival di Medsos 'Bodoh'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








