Johann Zarco Buka Kans Pindah ke LCR Honda, Pramac-Ducati Masih Jadi Opsi Utama
Anindhya Danartikanya | 9 Agustus 2023 10:15
Bola.net - Johann Zarco mengaku takkan menutup kemungkinan untuk pindah ke LCR Honda Castrol di MotoGP 2024. Menurutnya, mengendarai Honda takkan jadi tantangan yang terlalu buruk, meski ia masih berharap bisa bertahan di Ducati lewat Prima Pramac Racing musim depan.
Zarco masuk daftar calon pengganti Alex Rins di LCR usai Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, mengaku tertarik menggaet Franco Morbidelli. Morbidelli diharapkan membela Mooney VR46 Racing Team, menggantikan Marco Bezzecchi yang sedang dirayu Ducati untuk pindah ke Pramac.
Sampai saat ini, Bezzecchi masih ngotot ingin bertahan di VR46. Namun, jika akhirnya ia menerima tawaran pindah ke Pramac, maka posisi Zarco lah yang paling terancam. Padahal, meski bukan lagi rider muda, Zarco masih tampil kompetitif dan tengah berada di peringkat 5 pada klasemen.
Ducati Jadi Tempat Terbaik

Uniknya, Zarco mengaku tak keberatan membela LCR, meski Honda saat ini sedang terpuruk. Namun, ia mengakui saat ini Ducati dan Pramac adalah tim ideal baginya. "Saya bakal bangga jadi orangnya (rider baru LCR). Itu takkan jadi tantangan yang buruk," ujarnya via MotoGP.com, Senin (7/8/2023).
"Namun, jika Anda memikirkan kemenangan, berada di posisi top dan bertarung di depan, seperti yang saya lakukan selama beberapa tahun terakhir, sudah jelas tempat yang baik adalah Ducati, karena mereka punya motor terbaik. Kita bisa melihatnya di trek," lanjut rider asal Prancis ini.
Zarco sendiri pernah membela LCR Honda Idemitsu dalam lima seri terakhir musim 2019 sebagai pengganti sementara Takaaki Nakagami yang kala itu cedera bahu. Rider 33 tahun ini pun mengaku senang mendapatkan ketertarikan dari pabrikan sebesar Honda, meski menegaskan ingin bertahan di Pramac.
Senang Dilirik Honda

"Menyenangkan bisa mendapatkan ketertarikan dari Honda. Sudah jelas menyenangkan bisa dilirik jenama seperti mereka, meski mereka sedang kesulitan. Kami harus memikirkannya. Namun, target saya adalah Ducati dengan motor pemenang dan tim pemenang," ungkap Zarco.
"Kami sedang memimpin klasemen (tim) bersama Pramac. Jorge (Martin) dan saya bekerja sama dengan baik. Jadi, mengapa tidak lanjut saja? Saat ini, hasil saya cukup baik untuk memikirkan Ducati dan Pramac di atas motor pabirkan," pungkas juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Saat ini, Zarco berada di peringkat kelima pada klasemen pembalap dengan koleksi 122 poin dan sudah meraih empat podium. Selama berkarier di MotoGP, ia juga pernah membela Monster Yamaha Tech 3 dan Red Bull KTM Factory Racing, bahkan pernah menjalani tes dengan Suzuki pada pertengahan 2016.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
Tegas Bela Honda di MotoGP 2024, LCR Pertimbangkan KTM Usai Kontrak Habis
Incar Rider Moto2, LCR Honda Pede Pastikan Pengganti Alex Rins Usai MotoGP Austria
Bos LCR Honda: Alex Rins Pindah ke Yamaha Karena Tak Biasa Bela Tim Satelit
VR46 atau Pramac? Ducati Tentukan Masa Depan Marco Bezzecchi Sebelum MotoGP Austria
Ducati Tekad Selamatkan Karier Franco Morbidelli di MotoGP 2024, Pilih Tim Mana?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



