Johann Zarco Gores Rekor Tak Menyenangkan Usai Naik Podium di MotoGP Argentina
Anindhya Danartikanya | 5 April 2023 15:35
Bola.net - Rider Prima Pramac Racing, Johann Zarco, menggoreskan rekor kurang positif usai finis kedua dan naik podium dalam main race MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Minggu (2/4/2023). Padahal, ini merupakan hasil baik, apalagi jika mengingat ia sempat melorot ke posisi delapan dalam guyuran hujan.
Podium ini merupakan podium pertama Zarco sejak MotoGP Jerman 2022. Selain itu, ini adalah podiumnya yang ke-16 sejak ia menjalani debut di MotoGP pada 2017. Zarco meraih 6 trofi bersama Monster Yamaha Tech 3, 1 trofi bersama Avintia Esponsorama (Ducati), dan 9 trofi bersama Pramac Racing (Ducati).
Sayang, 16 podium ini membuatnya dapat rekor kurang menyenangkan. Pasalnya, ia memperpanjang statusnya sebagai rider MotoGP dengan podium terbanyak tanpa pernah meraih kemenangan. Usai finis ketiga di Seri Portugal musim lalu, ia memecahkan rekor Colin Edwards yang meraih 12 trofi selama berkarier di MotoGP.
Terinspirasi Marco Bezzecchi

Lewat Crash.net usai balap, Zarco yang merupakan juara dunia Moto2 2015 dan 2016, mengaku menganggap hasilnya di Argentina cukup positif meski lagi-lagi harus menunggu kemenangan perdananya di kelas para raja. Usai melihat sesama rider Ducati, Marco Bezzecchi, menang, ia merasa terinspirasi.
"Hasil baik seperti ini memberi saya motivasi yang baik pula. Selamat untuk Bezzecchi. Saat berada di posisi kelima, saya pikir jika saya bisa mengejar tiga pembalap di depan, saya tahu akan finis kedua, tapi saya berpikir 'di mana rider terdepan?'" ungkap Zarco.
"Saya bahkan berpikir mungkin pit board saya salah. Pada lap terakhir, saya melihatnya [Bezzecchi], tetapi ia empat detik di depan dan bekerja dengan cara menakjubkan. Semoga giliran saya akan datang tahun ini," lanjut rider Prancis berusia 32 tahun tersebut.
Rider Prancis dengan Podium MotoGP Terbanyak Ketiga

Zarco diketahui terakhir kali menang di Moto2 Valencia 2016, sesaat sebelum resmi naik kelas ke MotoGP. Kini dengan 16 podium, ia duduk di peringkat ketiga daftar pembalap Prancis dengan podium terbanyak di GP500/MotoGP. Ia ada di belakang Fabio Quartararo (28) dan Christian Sarron (18).
Selain Zarco, ada delapan pembalap lainnya yang masih menanti kemenangan perdana di kelas para raja. Mereka adalah Luca Marini, Raul Fernandez, Takaaki Nakagami, Augusto Fernandez, Pol Espargaro, Fabio di Giannantonio, dan Alex Marquez.
Berikut statistik prestasi Johann Zarco selama berkarier di ajang Grand Prix.
2009: GP125 WTR San Marino Team - Peringkat 20
2010: GP125 WTR San Marino Team - Peringkat 11
2011: GP125 Avant-AirAsia-Ajo - Runner up
2012: Moto2 JiR Moto2 - Peringkat 10
2013: Moto2 Came IodaRacing Project - Peringkat 9
2014: Moto2 AirAsia Caterham - Peringkat 6
2015: Moto2 Ajo Motorsport - Juara
2016: Moto2 Ajo Motorsport - Juara
2017: MotoGP Monster Yamaha Tech3 - Peringkat 6
2018: MotoGP Monster Yamaha Tech3 - Peringkat 6
2019: MotoGP Red Bull KTM & LCR Honda - Peringkat 18
2020: MotoGP Avintia Esponsorama Racing - Peringkat 13
2021: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 5
2022: MotoGP Pramac Racing - Peringkat 8
Sumber: GPOne, Crashnet
Baca juga:
3 Anggota VR46 Sudah Menang di MotoGP, Kapan Giliran Luca Marini?
Baru Jalan 2 Seri, MotoGP 2023 Sudah Diwarnai 5 Kontroversi Gara-Gara Format Baru
5 Sirkuit Tuan Rumah MotoGP dan Formula 1 2023: Bisa Gelar 2 Ajang pada Hari yang Sama?
2 Kali Duel Lawan Pecco Bagnaia, Alex Marquez: Semua Ducati Sama Saja
Felipe Massa Siap Kasuskan Kontroversi F1 2008, Lewis Hamilton Bisa Kehilangan Satu Gelar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

