Johann Zarco: MotoGP Libur Panjang? Sudah Biasa!
Anindhya Danartikanya | 9 Maret 2020 15:15
Bola.net - Pebalap Reale Avintia Racing, Johann Zarco, mengaku tak terlalu ambil pusing oleh fakta bahwa MotoGP menambah masa 'libur' selama sebulan, usai aksi kelas tertinggi di Qatar dibatalkan dan Seri Thailand ditunda sampai Oktober akibat merebaknya wabah virus corona (Covid-19).
MotoGP berharap bisa memulai musim di Austin, Texas, pada 3-5 April, namun status 'bencana' yang digulirkan pemerintah setempat membuat masa 'libur' MotoGP terancam bertambah dua pekan. Meski begitu, diundurnya balapan pertama tak selamanya negatif bagi Zarco.
"Saya realistis. Saya sendiri takkan ambil risiko. Tapi saya sendiri tak pakai masker saat uji coba pramusim Malaysia atau Qatar. Saya tak banyak tanya. Dorna Sports lebih hati-hati daripada saya, mereka punya banyak orang untuk diatur, jadi saya turuti saja apa kata mereka," ujar Zarco via RMC Sport seperti yang dilansir Corsedimoto.
Menurut Zarco, masa 'libur' ini bisa dimanfaatkan semua pebalap sebagai tambahan masa latihan. Ia juga mengaku tak pusing karena merasa sudah terbiasa pada masa libur yang panjang, seperti setelah ia dan KTM memutuskan kerja sama tahun lalu dan harus absen enam pekan, sebelum digaet LCR Honda secara sementara.
Jadi Kesempatan untuk Latihan Intensif
"Saya harap ini bisa jadi keuntungan. Memang benar saya puas atas hasil uji coba, dan saya ingin segera balapan. Tapi sejak tahun lalu, saya jadi terbiasa menjalani masa libur yang panjang dan kemudian harus adaptasi di atas motor lagi. Jadi saya sudah terbiasa dengan situasi ini," ujarnya.
Usai membela LCR Honda di tiga seri terakhir 2019, Zarco juga tak bisa berlatih maksimal di rumah karena cedera engkel akibat kecelakaan di Valencia. Ia bahkan tak menyentuh motor MotoGP sampai akhirnya mengendarai Ducati Desmosedici GP19 di uji coba Malaysia pada awal Februari.
"Pada akhirnya, masa-masa ini bisa dijadikan waktu untuk berlatih. Saya akan memanfaatkannya karena saya tak bisa menjalani latihan fisik intensif pada musim dingin akibat cedera engkel. Saya akan menjadikannya keuntungan untuk terus berprogres," ungkap juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Target Belum Berubah
Tak ribet memikirkan kapan balapan pertama MotoGP 2020 bakal digelar, Zarco yang berasal dari Prancis ini pun mengaku targetnya sama sekali tak berubah. Ia tetap ingin mengakhiri musim di peringkat 10 pada klasemen akhir tahun nanti, serta sesekali naik podium.
"Saya ingin masuk 10 besar. Saya rasa motor kami punya potensi podium. Kini semua tergantung kemauan saya bertarung dengan para rider terbaik. Saya nyaman selama uji coba, tapi saya ingin lebih baik. Saya lebih terbiasa menjalani persiapan yang tersendat-sendat dibanding rider lain. Semoga ini bisa membantu saya," tutupnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





