Johann Zarco: Pecco Bagnaia Buktikan Ducati Cepat di Mana-Mana
Anindhya Danartikanya | 23 September 2020 13:50
Bola.net - Pembalap Esponsorama Racing, Johann Zarco, seolah tenggelam dalam empat balapan terakhir, usai meraih podium di MotoGP Ceko pada awal Agustus lalu. Dalam balapan San Marino dan Emilia Romagna, ia bahkan hanya mampu finis di posisi 15 dan 11.
Performa Zarco berkebalikan dengan rider Pramac Racing yang juga pesaingnya dalam merebutkan tempat di tim pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia, yang finis kedua di San Marino. Dalam Seri Emilia Romagna, 'Pecco' memang gagal finis, namun sempat memimpin balapan selama 15 lap sebelum terjatuh.
Bukan sekali ini saja Bagnaia mendadak jadi acuan rider-rider Ducati lainnya, mengingat ia juga sempat menunjukkan performa yang baik di MotoGP Andalusia, menduduki posisi kedua sepanjang 8 lap sebelum mesin Desmosedici GP20 miliknya mengalami kerusakan.
Ducati Punya Potensi Besar

Tak dipungkiri lagi bahwa performa Bagnaia ini mempersempit kans Zarco bergabung dengan tim pabrikan. Namun, rider Prancis ini memilih melihat sisi positifnya. Zarco menyatakan bahwa performa Bagnaia adalah bukti Ducati bisa kompetitif di trek mana pun.
Opini Zarco ini justru berkebalikan dengan rider Ducati Team, Andrea Dovizioso, yang terus mengalami kesulitan di berbagai trek yang dikenal tak terlalu cocok dengan karakter Desmosedici. Zarco pun yakin Bagnaia membuktikan bahwa Ducati berpotensi podium di mana-mana.
"Saya ikut senang Pecco sangat cepat, karena performanya mengonfirmasi bahwa Ducati punya potensi besar jika kami tahu cara mengendalikannya. Ini berarti akan selalu ada motor Ducati yang naik podium di setiap balapan," ujar Zarco via Corsedimoto, Rabu (23/9/2020).
Bidik Podium di Catalunya, Tapi Ogah Ambisius
Kini, juara dunia Moto2 2015 dan 2016 tersebut fokus menghadapi balapan di MotoGP Catalunya, di mana Ducati meraih kemenangan pada 2017 lewat Dovizioso dan 2018 lewat Jorge Lorenzo. Usai balapan di Catalunya, ia juga akan menghadapi seri kandang di Le Mans, Prancis.
"Target saya adalah naik podium. Jika situasi kami sangat berdekatan seperti sekarang, sebuah langkah maju bisa mengantar saya ke podium. Saya merasa ada bara itu dalam diri saya. Tapi jika saya harus realistis, target saya adalah masuk 10 besar," tutupnya.
Saat ini, Zarco tengah duduk di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 36 poin. MotoGP Catalunya akan digelar pada 25-27 September, sementara MotoGP Prancis akan digelar pada 9-11 Oktober.
Sumber: Corsedimoto
Video: MotoGP 2020 Takkan Mampir Negara Non-Eropa
Baca Juga:
Tampil Baik di Misano, Alex Marquez Tekad Ulang Tren Positif di Rumah Sendiri
Pulihkan Masalah Pencernaan, Franco Morbidelli Optimistis Jelang MotoGP Catalunya
Fabio Quartararo Super Pede Yamaha Kompetitif di MotoGP Catalunya
Andrea Dovizioso: Senang Pimpin Klasemen, Sedih Masa Depan Tak Pasti
Takkan Tunggu Iannone Sampai 2021, Aprilia Sebut Dovizioso Opsi Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










