Johann Zarco: Saya Bela LCR Honda Bukan untuk Menang
Anindhya Danartikanya | 18 Oktober 2019 11:01
Bola.net - Johann Zarco kembali menjadi topik panas di paddock MotoGP Jepang akhir pekan ini, usai diminta menjadi pengganti sementara Takaaki Nakagami di LCR Honda dalam balapan di Australia, Malaysia, dan Valencia. Dalam wawancaranya dengan L'Equipe, Zarco pun mengaku senang dapat peluang ini.
LCR dan Honda butuh pebalap untuk tiga seri terakhir musim ini, karena Nakagami akan menjalani operasi bahu kanan yang butuh tiga bulan untuk pulih. Zarco, yang telah dibebaskan oleh KTM untuk membela tim lain, akhirnya diberi kesempatan karena test rider Honda, Stefan Bradl, fokus mengembangkan motor baru.
"Sebulan lalu, saya tak membayangkan bakal membela Honda. Saat KTM mengumumkan Mika Kallio sebagai pengganti saya sejak Aragon, saya pikir saya bakal absen di enam seri terakhir. Momen itu sangat sulit, tapi bikin saya lebih fokus pada masa depan. Pada akhirnya, saya hanya absen di tiga seri," ujarnya.
Hanya Ingin Nyaman Berkendara
RC213V dikenal sebagai motor yang sulit dikendarai, meski Marc Marquez sukses meraih enam gelar dalam tujuh terakhir. Meski begitu, Zarco sama sekali tak takut menghadapinya, bahkan melihat Jorge Lorenzo kesulitan mengendarai motor tersebut. Ia mengaku akan santai saja mengendarainya.
"Saya tak cemas. Toh saya tidak dipanggil untuk menang. Saya dapat tawaran karena memang 'bebas'. Saya hanya ingin nyaman. Jika tak bisa mengeksploitasi motor yang dipercayakan kepada saya, berarti saya tak punya tempat di MotoGP. Saya diberi kesempatan tiga seri, dan saya bertekad memanfaatkannya," ungkapnya.
Akan Jadi Masa 'Uji Coba'
Zarco, yang akan mengendarai RCV versi 2018, juga tak punya target khusus, dan menyebut bahwa tiga balapan nanti akan jadi kesempatan menguji performanya. "Saya diminta tak mematok target muluk. Saya sangat sadar atas hal ini, meski saya rasa tiga balapan ini juga akan jadi 'uji coba'," tuturnya.
"Saya akan coba bekerja dengan baik, menunjukkan perilaku positif. Saya akan bekerja sangat keras, karena di MotoGP, Anda tak bisa setengah-setengah, apalagi di sirkuit seperti Phillip Island. Bakal penting menjaga konsentrasi dan coba mengeluarkan seluruh potensi motor ini," pungkas Zarco.
Sumber: L'Equipe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Bekuk Villarreal, Barcelona Pede Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 09:57
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
Liga Inggris 1 Maret 2026, 09:50
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 1 Maret 2026, 08:52
-
Barcelona 4-1 Villarreal, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 08:26
-
Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 1 Maret 2026, 06:26
-
Rating Pemain Inter vs Genoa: Dominasi Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:36
-
Man of the Match Inter vs Genoa: Federico Dimarco
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:08
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21








