Johann Zarco Sempat Sedih Repsol Honda Pilih Alex Marquez
Anindhya Danartikanya | 23 Januari 2020 15:15
Bola.net - Johann Zarco merasa sedih ketika mendengar Repsol Honda pada akhirnya memilih Alex Marquez sebagai pengganti Jorge Lorenzo pada 2020. Kepada Motosprint, Zarco bahkan mengaku sempat meyakini kariernya di MotoGP sudah berakhir akibat keputusan tersebut.
Usai sulit kompetitif bersama KTM pada 2019, Zarco memang sempat diminta membela LCR Honda di tiga seri terakhir. Mengendarai motor RC213V versi 2018, performa Zarco pun terbilang tak buruk. Atas alasan ini, ia dijadikan kandidat utama pengganti Lorenzo.
Zarco optimistis bakal terpilih usai Lorenzo mengumumkan keputusan pensiun. Tapi beberapa hari setelahnya, Honda justru memilih Alex Marquez sebagai pengganti sang lima kali juara dunia. Zarco pun mengaku sempat pecah konsentrasi saat hendak start di MotoGP Valencia.
Kecewa Ada Perubahan 'Arah Angin'
"Saat di grid, ada sensasi yang tak pernah saya rasakan sebelumnya. Biasanya, saya sangat tenang dan fokus. Akhir pekan dimulai dengan baik, dan usai Jorge mengumumkan pensiun, saya sangat optimistis. Tapi pada Sabtu, saya tahu ada perubahan arah angin, dan itu menuju Alex," tuturnya.
Akibatnya, Zarco sempat mengira Seri Valencia akan jadi balapan terakhirnya di MotoGP. Meski begitu, keesokan harinya, ia dipanggil oleh General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna menuju kantornya di paddock. Ia pun dapat tawaran untuk bergabung dengan Reale Avintia Racing.
"Saya sempat berpikir bahwa Valencia akan jadi balapan terakhir dalam karier MotoGP saya, bahkan jika saya naik podium, hasil itu takkan mengubah apa pun. Saya sedih, merasa jatuh, seolah itu semua sudah berakhir, tak sesuai harapan saya," ujar juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Sesali Ucapannya pada Avintia
Uniknya, Zarco sempat menolak tawaran Sporting Director Avintia, Ruben Xaus, untuk bergabung, dan menyebut tim itu tak kompeten. Ia bahkan sempat mengaku lebih baik kembali ke Moto2, ketimbang harus membela Avintia. Tapi ia berubah pikiran setelah Dall'Igna berjanji akan memberi dukungan teknis lebih baik kepada tim tersebut.
"Seharusnya saya tak bilang takkan pernah ke Avintia dan bilang lebih baik saya ke Moto2. Saya sudah bicara dengan para mekanik dan para pimpinan tim. Mereka bilang wajar saja jika saya berpikir begitu, mengingat situasi saat itu. Kini kami senang atas semua perubahan yang ada," tutup Zarco.
Mengingat ia absen dalam uji coba pascamusim Valencia dan Jerez, Spanyol, pada November lalu, Zarco untuk pertama kalinya akan mengendarai Ducati dalam uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, pada 7-9 Februari mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











