Jorge Lorenzo-Aprilia Berpotensi 'Reuni', Rencana Cadangan Jika Didepak Yamaha
Anindhya Danartikanya | 1 November 2020 20:10
Bola.net - Menyusul kabar bahwa Andrea Dovizioso dan Yamaha tengah bernegosiasi soal jabatan test rider, Jorge Lorenzo mengakui dirinya harus mempersiapkan rencana cadangan untuk masa depannya sebagai test rider MotoGP walau belum ada keputusan resmi. Lima kali juara dunia ini pun mengaku tertarik beralih ke Aprilia.
Dovizioso yang memilih hengkang dari Ducati Team akhir musim ini akibat cekcok dengan para petingginya, memang diketahui tengah mencari-cari jabatan test rider di beberapa pabrikan, yakni Honda, KTM, dan Yamaha. Pembicaraannya dengan Yamaha pun memunculkan kans Lorenzo dilepas dari jabatannya.
Namun, kepada Diario AS, Jumat (30/10/2020), Lorenzo mengaku ingin bertahan. "Saya ingin melanjutkan jabatan test rider dan opsi utama saya adalah Yamaha, karena saya merebut gelar bersama mereka dan karena saya merasa nyaman mengendarai motor mereka. Tapi ada opsi lain. Opsi itu adalah Aprilia," ungkapnya.
Juga Sudah Bicara dengan Yamaha
Lorenzo mengaku ia juga telah melakukan pembicaraan dengan Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, soal ini, dan akan dapat kabar dalam beberapa pekan mendatang. Jarvis menyatakan bahwa nasib Lorenzo ditentukan oleh para petinggi pabrikan Garpu Tala yang bermarkas di Iwata, Jepang.
"Saya sudah bicara dengan Lin, dan ia bilang pada saya bahwa ia akan segera membawa kabar dari Jepang soal rencana yang mereka mau terapkan untuk musim depan. Saya sedang menunggu kabar darinya. Kita lihat saja nanti apa yang akan ia katakan," ungkap rider yang pensiun dari kompetisi pada akhir 2019 lalu ini.
Lorenzo pun menyatakan bahwa Yamaha adalah pabrikan yang tepat baginya untuk bekerja sebagai test rider karena ia rider yang sangat dikenal menyatu dengan YZR-M1 dan sudah paham betul cara kerja Yamaha, mengingat mereka bekerja sama selama sembilan tahun dan meraih tiga gelar dunia MotoGP bersama-sama.
Alasan Yamaha Jadi Prioritas dan Aprilia Menarik
"Yamaha jadi prioritas karena tim kami selalu punya prioritas di semua sektor. Selain itu, saya nyaman karena saya sudah kenal semua orang di sana, juga berkat semua prestasi saya bersama mereka pada masa lalu. Yamaha satu-satunya pabrikan yang membawa saya jadi juara dan M1 adalah motor yang alami bagi saya," tutur Por Fuera.
Di lain sisi, Lorenzo juga bukan orang asing bagi Aprilia. Ia pernah membela Derbi pada 2002-2004 di kelas GP125, mengoleksi sembilan podium dan empat kemenangan, dan membela Aprilia di GP250 pada 2006 dan 2007, serta sukses meraih dua gelar dunia sekaligus. Memori manis ini pula yang mendukung Lorenzo tertarik pada Aprilia.
"Jika target tetap jadi test rider Yamaha tak terwujud, saya harus persiapkan rencana lain, dan Aprilia opsi menarik. Saya memulai karier dengan Piaggio Group, karena Derbi milik mereka dan bersama mereka saya menang banyak balapan. Kemudian, saya pergi ke Aprilia, meraih dua gelar dunia, dan saya punya kisah manis bersama mereka," pungkasnya.
Sumber: Diario AS
Video: Maverick Vinales Menangi MotoGP Emilia Romagna 2020
Baca Juga:
Andrea Dovizioso dan Yamaha, Akankah 'Bisnis' Lama Bersemi Kembali?
MotoGP Portugal Terancam Batal Usai 14 Orang Positif Covid-19 di Formula 1
Bukan Sekadar 'Sultan MotoGP': Tito Rabat, Pembalap yang Kegigihannya Terlupakan
Petronas Percaya Franco Morbidelli Juga Bisa Juarai MotoGP 2020
Suzuki Tolak Team Order, Cuma Minta Joan Mir-Alex Rins Saling Hormat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


