'Jorge Lorenzo dan Marc Marquez Bukan Kawan'
Anindhya Danartikanya | 7 Juni 2018 14:15
Bola.net - - Usai Jorge Lorenzo resmi diumumkan bakal bergabung dengan Repsol Honda dan bertandem dengan Marc Marquez musim depan, reaksi beragam dari penggemar dan pengamat MotoGP pun bermunculan.
Tak sedikit orang yang yakin bahwa bersatunya Lorenzo dan Marquez di Honda merupakan simbol bersatunya para 'pengkhianat' Valentino Rossi, mengingat The Doctor menuduh keduanya bersekongkol menghalanginya merebut gelar pada 205.
Meski begitu, pengamat MotoGP asal Italia, Guido Meda mengaku tak yakin Lorenzo dan Marquez benar-benar berteman dan berkomplot. Kepada Sky Sport, Meda bahkan meyakini bahwa Lorenzo tak berusaha menjegal Rossi.
Reaksi orang-orang agak seperti di media sosial. Semua orang berkata, 'Akhirnya dua kawan kembali bersama, dua orang dari tindakan mafia telah bersatu.' Saya rasa tidak. Pada 2015, tak diragukan lagi Lorenzo memanfaatkan 'kinerja' Marquez, yang entah bagaimana caranya menghalangi Rossi. Lorenzo tak ambil bagian dalam kejadian itu, ujarnya.
Agresi Marquez

Lorenzo dan Marquez sejatinya juga punya hubungan yang tak terlalu baik, usai keduanya bersenggolan di tikungan terakhir Jerez pada 2013. Meda juga mengingatkan bahwa Lorenzo satu suara dengan Rossi, yang meyakini Marquez harus dihukum berat usai senggolan di Argentina pada April lalu.
Saya tak sepakat atas aspek ini (pertemanan Lorenzo-Marquez). Mereka bukan dua teman yang kembali bersama. Bahkan, baru-baru saja, Marquez yang selalu agresif telah mendapat kritikan tajam tak hanya dari Rossi, melainkan juga dari Lorenzo, ungkapnya.
Marquez Harus Waspada

Meda bahkan yakin Marquez seharusnya bersikap waspada dan hati-hati pada Lorenzo, mengingat keduanya merupakan rider terkuat dan dua rider yang mampu merebut gelar dunia selama lima tahun terakhir.
Menurut saya, justru Marquez harus mengangkat perisainya sendiri, karena ia harus lepas dari serangan Lorenzo. Ia tak akan melalui ini dengan mudah, apalagi dengan tandem seperti Lorenzo. Jelas langkahnya tak akan mudah, pungkas Meda.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









