Jorge Lorenzo Ungkap Suka Duka Pindah ke Repsol Honda
Anindhya Danartikanya | 11 Desember 2018 10:20
Bola.net - - Jorge Lorenzo mengakui bahwa keputusan pindah tim menghadirkan rasa manis dan pahit. Por Fuera sempat berharap membela Ducati Corse dalam jangka waktu yang panjang, namun kolaborasi ini justru hanya bertahan selama dua musim usai adanya cekcok internal, hingga ia 'terpaksa' pindah ke tim lain, yakni Repsol Honda.
Lorenzo sempat paceklik kemenangan selama 1,5 musim, namun kembali garang sejak meraih memenangi MotoGP Italia pada Juni lalu. Sayang, kegarangan Lorenzo ini terjadi usai Ducati memutuskan menggaet Danilo Petrucci. Lorenzo pun menyayangkan hal ini, karena yakin ia dan Ducati bisa membentuk tim yang lebih solid lagi musim depan andai ia bertahan.
"Untuk jangka pendek, tentu pindah tim adalah pengalaman buruk, karena makin lama berada dalam satu tim, Anda bisa tampil makin baik pula. Saya ingat selama sembilan musim membela Yamaha, saya makin baik dari dua musim pertama di Yamaha. Saya jadi lebih tahu 'rahasia-rahasia' motor kami, berkendara makin dekat dengan limit," ujarnya lewat BT Sport.
Tantangan Baru, Motivasi Baru
Meski dinilai tampil cukup baik saat menjalani debutnya sebagai rider Honda di uji coba pascamusim Valencia dan Jerez, Lorenzo menyatakan proses adaptasinya takkan mudah. Lima kali juara dunia ini menyebut bahwa beradaptasi dengan motor baru bakal membutuhkan waktu yang lebih lama.
"Saat Anda memulai lagi dengan motor yang benar-benar baru, apalagi di MotoGP saat ini setiap motor sangatlah berbeda, maka Anda akan butuh waktu lebih lama untuk adaptasi. Sungguh sulit dan rumit, dan kini saya harus kembali dari awal lagi usai dua tahun. Di lain sisi, saya punya motivasi tinggi menghadapi tantangan baru," ungkapnya.
Belajar dari Marquez
Lorenzo juga tak malu-malu mengakui bahwa dirinya akan banyak belajar dari sang tandem, Marc Marquez, yang telah membela Repsol Honda sejak 2013. Di lain sisi, ia yakin Marquez akan semakin kuat karena akan memetik pelajaran dari Lorenzo pula.
"Saya harus belajar banyak hal dari Marc, karena ia telah membela Honda selama bertahun-tahun. Tapi saya yakin ia juga bisa mempelajari sesuatu dari saya. Saya satu-satunya orang yang pernah meraih gelar dunia usai bertarung dengan Marc, jadi saya tak lihat alasan mengapa saya tak bisa melakukannya lagi. Saya akan berusaha sebaik mungkin, meski tak akan mudah," tutup Lorenzo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



