Jorge Martin Merasa Terhormat Kembali Lawan Pecco Bagnaia Jelang Match Point di MotoGP Malaysia
Anindhya Danartikanya | 29 Oktober 2024 13:15
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin, mengaku merasa terhormat bisa kembali bertarung dengan Pecco Bagnaia dalam memperebutkan gelar dunia MotoGP 2024 sampai akhir musim. Menurutnya, melawan seorang juara dunia seperti Bagnaia berarti dirinya juga bekerja dengan baik.
Dalam MotoGP Thailand akhir pekan lalu, Bagnaia sukses meraih kemenangan, sementara Martin finis kedua. Hasil ini membuat Martin menuju Malaysia dengan keunggulan 17 poin atas Bagnaia di klasemen pembalap. Keunggulan ini juga membuat keduanya mencapai match point di Malaysia.
Martin bisa mengunci gelar dunia di Sepang jika berhasil mendapatkan 21 poin tambahan atas Bagnaia sepanjang akhir pekan tersebut. Dengan begitu, Martin akan menuju seri penutup di Valencia dengan keunggulan 38 poin atas Bagnaia dan menyabet mahkota juara dunia.
Pekan-Pekan Terpenting dalam Hidup Jorge Martin

"Pecco sangat kompetitif. Ia adalah juara dunia, dan bagi saya, sebuah kehormatan bisa berada di titik ini dalam perebutan gelar dunia, bertarung di depan bersamanya. Namun, saya tidak pernah berhenti percaya (bisa jadi juara dunia) dan sampai kini pun saya masih percaya," ujar Martin via GPOne, Minggu (27/10/2024).
Pembalap Spanyol ini menyadari bahwa mendapatkan 21 poin tambahan atas Bagnaia bakal menjadi misi yang sangat sulit. Namun, targetnya saat ini hanyalah ingin memenangkan balapan Sprint dan Grand Prix demi menjaga keunggulan poin.
"Menang atas Pecco di Malaysia bakal jadi tantangan, tetapi saya rasa saya bisa sama cepatnya dan sama kompetitifnya. Beberapa pekan ke depan akan jadi masa terpenting dalam hidup saya, jadi saya harus mengerahkan segalanya," lanjut pembalap berjuluk 'Martinator' ini.
Harus Siap Fisik dan Mental
Meski MotoGP Thailand dan Malaysia hanya berjarak sepekan, Martin akan melakukan persiapan lebih keras demi menang di Sepang. "Saya akan menghabiskan beberapa hari ke depan untuk mempersiapkan fisik dan mental, menonton semua video dan bekerja untuk balapan berikutnya," tuturnya.
"Tahun lalu, saya merasakan beban lebih besar, dan tahun ini saya mengendalikannya lebih baik. Pada akhirnya, setiap balapan adalah semacam seleksi alam soal siapa yang datang lebih siap dan siapa yang tidak," pungkas rider berusia 26 tahun ini.
Jika berhasil merebut gelar dunia musim ini, maka Martin akan menjadi dua kali juara dunia, mengingat ia menjuarai kelas Moto3 pada 2018 lalu. Ia juga akan menjadi juara tim satelit pertama sejak Valentino Rossi bersama Nastro Azzurro Honda di GP500 2001.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Cedera Tangan, Debut Fermin Aldeguer di Tes Pascamusim MotoGP Valencia Terancam
- Kembali ke MotoGP Tanpa Tes Usai 5 Tahun Menepi, Andrea Iannone: Ini Bakal Gila dan Rumit
- Match Point! Jorge Martin Bisa Kunci Gelar Dunia MotoGP 2024 di Malaysia Meski Takkan Mudah
- Bestie Valentino Rossi: Ini Alasan VR46 Pilih Andrea Iannone Gantikan Fabio di Giannantonio di MotoGP Malaysia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






