Jorge Martin Mulai Garang Lagi, Tapi Sebut Level Marco Bezzecchi Lebih Tinggi di Aprilia

Anindhya Danartikanya | 31 Maret 2026 10:43
Jorge Martin Mulai Garang Lagi, Tapi Sebut Level Marco Bezzecchi Lebih Tinggi di Aprilia
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, senang kompetitif di atas motor RS-GP. Namun, usai MotoGP Americas di Circuit of The Americas (COTA) pada 27-29 Maret 2026, ia yakin Marco Bezzecchi masih jauh lebih superior.

Dalam Sprint pada Sabtu (28/3/2026). Martin meraih kemenangan usai membekuk rider Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia. Ini adalah kemenangan perdananya sejak akhir 2024, sebelum mengalami berbagai cedera parah.

Advertisement

Dalam balapan Grand Prix keesokan harinya, Martin start dari posisi ketujuh dan langsung membuntuti Bezzecchi, sebelum mereka kompak menyalip Pedro Acosta untuk finis di posisi 1-2 untuk kedua kalinya musim ini.

1 dari 2 halaman

Merasa Salah Strategi

Merasa Salah Strategi

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin (c) Aprilia Racing

Sempat tertinggal, Martin bisa memangkas margin menjadi 2 detik saja dari 'Bez' saat finis. Meski begitu, ia meyakini menjalankan strategi yang salah pada awal balapan demi menjaga tekanan ban tetap dalam batasnya.

"Saya coba mendorong Marco sampai batasnya. Saya rasa saya salah memahami situasi dalam balapan, karena saya pikir pilihan terbaik adalah melaju di belakang Pedro dan Marco," ungkapnya via Crash.net.

"Kemudian, saya sadar bagian depan motor saya terlalu panas dan saya tak bisa berbuat apa-apa lagi. Saya coba mendorong Marco hingga akhir, tetapi dia sangat cepat. Dia berada di level yang luar biasa," lanjut Martin.

2 dari 2 halaman

Terkendala Lengan Kiri

Meski begitu, Martin yakin bakal tetap kesulitan mengejar Bezzecchi andai ia lebih nekat mengejar pada awal balapan. Sebab, ia mengalami kendala di lengan kiri dalam tiga lap jelang finis.

"Saya mengerahkan semuanya, tapi di tiga lap terakhir saya harus menyerah karena lengan kiri saya benar-benar hancur. Saya tak bisa mengerem di Tikungan 12. Marco bekerja luar biasa, saya tak bisa apa-apa lagi," tutupnya.

Martin, Bezzecchi, dan para pembalap MotoGP lainnya akan menjalani balapan selanjutnya dalam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pada 24-26 April 2026 mendatang.

Sumber: Crashnet

LATEST UPDATE