Jorge Martin Tak Cemas Jadi Anak Tiri Ducati: Gigi Dall'Igna Janji Tetap Adil Meski Saya ke Aprilia
Anindhya Danartikanya | 12 November 2024 13:55
Bola.net - Jorge Martin yakin Ducati takkan melakukan sabotase agar ia gagal menjuarai MotoGP 2024. Menurutnya, perusahaan sebesar Ducati takkan mungkin ambil risiko curang. Apalagi General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, sudah berjanji tetap memperlakukannya dengan adil meski bakal pindah tim.
Martin diketahui akan meninggalkan Ducati dan Pramac pada 2025 demi membela Aprilia. Keputusan ini ia ambil setelah Ducati lebih memilih Marc Marquez di tim pabrikan. Di lain sisi, keputusan Martin ini memunculkan gosip bahwa Ducati tak mau ia menjuarai MotoGP 2024 dan memboyong nomor 1 ke Aprilia.
Ducati digosipkan lebih memilih Pecco Bagnaia untuk jadi juara dunia. Namun, Martin tetap percaya bahwa Ducati tidak menganggapnya sebagai anak tiri. Pasalnya, jika rider Prima Pramac Racing ini benar-benar keluar juara dunia musim ini, Ducati tetap menjadi pihak yang diuntungkan.
Ducati Janji Takkan Ada Hal Janggal

"Saya tak merasa pabrikan seperti Ducati bakal mengambil risiko seperti itu. Saya sudah bicara dengan Gigi ketika kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama, dan ia bilang bahwa takkan ada hal janggal yang terjadi," ungkap Martin kepada Diario AS pada Sabtu (19/10/2024).
Di lain sisi, Martin juga sangat percaya pada kinerja Pramac. Menurutnya, fakta bahwa mereka akan berpisah akhir musim ini juga membuat mereka jauh lebih solid. Apalagi Pramac juga ingin merebut gelar dunia sebelum meninggalkan Ducati menuju Yamaha musim depan.
Pramac Tim Unik, Takkan Ada Duanya
"Saya harus percaya sampai akhir. Jika tidak, tak ada gunanya datang ke sini. Kami harus bekerja sebaik mungkin. Saya tahu bahwa sebagai tim, Pramac telah menciptakan ikatan yang sangat kuat dalam balapan-balapan seperti ini dan kami semua memperebutkan hal yang sama," kisah Martin.
"Kami tahu, setelah musim ini berakhir, kami semua akan pergi dengan jalan masing-masing dan tim kami takkan sama tahun depan. Kami melakukan banyak perubahan, dan itu justru mempersatukan kami. Tim ini selalu unik dan takkan tercipta lagi. Saya rasa ini membuat kami kuat," tutupnya.
Sumber: Diario AS
Baca Juga:
- Team Order Ducati demi Bantu Jorge Martin vs Pecco Bagnaia: Yang Penting Jangan Bertindak Bodoh
- Skuad Valentino Rossi Resmi Turunkan Michele Pirro di MotoGP Barcelona 2024
- Head-to-Head Jorge Martin vs Pecco Bagnaia: Siapa yang Lebih Layak Jadi Juara MotoGP 2024?
- Berapa Poin yang Harus Diraih Jorge Martin di MotoGP Barcelona 2024 demi Kunci Gelar Dunia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















