Jorge Martin Tekad Bekuk Bastianini-Marini demi Jadi Debutan Terbaik MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 28 Januari 2021 14:31
Bola.net - Pembalap anyar Pramac Racing, Jorge Martin, sangat yakin dua debutan MotoGP 2021 lainnya, Enea Bastianini dan Luca Marini, merupakan rider yang tangguh. Namun, hal ini tak menghentikan dirinya dalam mematok target gelar 'Rookie of The Year' alias debutan terbaik. Hal ini ia sampaikan kepada GPOne pada Selasa (19/1/2021).
Pada akhir musim Moto2 2020, Martin duduk di peringkat yang lebih rendah dari Bastianini dan Marini. Sementara duet Esponsorama Racing itu sukses jadi juara dunia dan runner up, Martin duduk di peringkat 5 pada klasemen akhir pembalap. Namun, hasil ini tak menyurutkan ambisi Martin untuk membuktikan potensi nyatanya.
Dibanding Bestia dan Marinovich, Martinator lebih dulu dipastikan naik ke MotoGP 2021, yakni pada Juni 2020 lalu, usai Jack Miller resmi pindah ke Ducati Team. Membela Pramac, Martin pun dapat Desmosedici GP20 spek pabrikan sementara Bastianini dan Marini sekadar dapat GP19. Hal ini bisa jadi senjata ampuh bagi Martin.
Bastianini Bertalenta Hebat, Marini Pekerja Keras

Juara dunia Moto3 2018 ini tentunya sangat ingin merebut gelar debutan terbaik, namun juga tak mau kelewat juara. Baginya, Bastianini dan Marini juga rider yang kuat. "Target saya tahun ini adalah jadi debutan terbaik. Bakal sulit bertarung dengan para rider yang berpengalaman, jadi target saya itu saja dulu," ungkap Martin.
"Enea punya potensi besar, ia sungguh menakjubkan. Kami pernah menjalani banyak duel sengit, dan ia sangat sulit dikalahkan. Saya rasa kami rider paling bertalenta yang bisa naik ke MotoGP, tapi Luca juga sangat kuat. Ia bekerja sangat keras, menjalani banyak balapan menakjubkan. Ia pasti sangat tangguh tahun ini," lanjutnya.
Uniknya, di luar target jadi debutan terbaik, Martin ogah sesumbar mematok hasil muluk. Ia pun belajar dari kasus Pecco Bagnaia dan Fabio Quartararo yang menjalani debut di MotoGP 2019. Kala itu, Bagnaia yang juga juara dunia Moto2 justru tampil buruk. Lain halnya dengan Quartararo, yang langsung meledak meriah tujuh podium.
Butuh Atmosfer Kekeluargaan
"Kami siap naik ke MotoGP, tapi kita lihat saja nanti. Fabio saja tak terlalu kuat di Moto2 tapi bisa langsung garang di MotoGP. Di lain sisi, Pecco juara dunia di Moto2 dan malah banyak masalah pada tahun pertamanya. Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi, tapi saya rasa kami bisa tampil baik," tutur Martin.
Dalam wawancara yang sama, Martin juga membicarakan tim barunya. Ia belum mengenal baik anggota krunya di Pramac, namun sangat bersemangat dan tak sabar bekerja dengan skuad yang dikenal telaten membantu dan membimbing rider muda, serta memiliki atmosfer yang santai, mengingatkan Martin pada Gresini Racing.
"Saya lihat tim ini beratmosfer kekeluargaan, seperti di Gresini, di mana saya merasa nyaman. Saya tak bilang KTM tak punya atmosfer macam itu, namun mentalitas mereka lebih fokus pada pekerjaan. Saya oke-oke saja, tapi saya rasa atmosfer keluarga bikin saya tampil baik dan saya yakin bisa menemukan hal ini di Pramac," tutupnya.
Sumber: GPOne
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Kawinkan 3 Gelar dengan Jorge Martin, Johann Zarco Pede Pramac Makin Sukses
- Digelar Virtual, Inilah Jadwal Peluncuran Tim-Tim MotoGP 2021
- DAZN Rilis Serial Dokumenter Soal Rivalitas Valentino Rossi dan Marc Marquez
- Suzuki Ditinggal Davide Brivio ke Formula 1, Kevin Schwantz Tawarkan Bantuan
- Crew Chief Jonathan Rea: Ducati Salah Kaprah Tak Dengarkan Andrea Dovizioso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









