Jorge Martin: Usai Kasus Marc Marquez, Dokter MotoGP Pasti Lebih Waspada
Anindhya Danartikanya | 20 Januari 2021 09:57
Bola.net - Pembalap anyar Pramac Racing, Jorge Martin, memberikan pembelaan pada Marc Marquez soal keputusannya untuk kembali balapan di MotoGP Andalusia 2020 empat hari usai operasi pasca kecelakaan di Seri Spanyol. Namun, ia juga tak memungkiri para dokter MotoGP nantinya pasti akan jauh lebih berhati-hati dalam melakukan analisa.
Marquez diketahui jatuh di MotoGP Spanyol pada Juli tahun lalu dan mengalami patah tulang humerus kanan. Dua hari usai insiden, ia operasi di Barcelona, dan empat hari kemudian coba turun di Seri Andalusia. Namun, usai turun di sesi latihan ketiga, lengannya bengkak dan memar hingga ia memutuskan mundur demi fokus kembali di Ceko.
Sayang, beberapa hari sebelum berangkat ke Ceko, plat titanium di lengan Marquez patah usai ia coba membuka jendela rumah hingga harus operasi lagi, bahkan absen sepanjang musim. Banyak pihak menyalahkan Marquez dan menyebut keputusannya turun di Andalusia adalah langkah kelewat ambisius, namun Martin membelanya.
Wajar Saja Pembalap Cedera Ingin Segera Balik Balapan

"Saya tak tahu soal kondisi Marc, timnya mengendalikan semuanya secara tertutup. Tapi jelas ini kasus tak biasa. Usai Brno, pergelangan tangan saya patah, tapi saya naik motor enam hari setelahnya dan naik podium. Kami ini pembalap, tentu kami ingin kembali sesegera mungkin usai cedera," ujar Martin via GPOne, Selasa (19/1/2021).
Martin juga menyatakan ini tak sepenuhnya kesalahan rider. Saat cedera, rider pasti konsultasi lebih dulu dengan dokter apakah ia cukup fit untuk turun lintasan. Kala itu, dr. Xavier Mir menyatakan Marquez cukup fit, dan faktor itu lah membuat Marquez jadi merasa yakin dirinya tak apa-apa jika coba turun di Seri Andalusia.
"Jika dokter bilang Anda bisa balapan, tentu Anda akan coba balapan. Marc mencobanya, dan saya rasa ia tak melakukan hal aneh. Sayang, ia cedera lagi dan semua jadi bencana. Entah bagaimana kabarnya, tapi hal ini sungguh merugikannya. Tapi saya yakin ia akan kembali dengan ambisi menang dan tampil kuat seperti dulu," ujar Martin.
Penilaian Para Dokter Bakal Berubah
Martin yakin kasus Marquez takkan memengaruhi perilaku para pembalap di lintasan, dan mereka akan mengambil risiko sama besarnya di tiap balapan. Namun, juara dunia Moto3 2018 ini yakin insiden tersebut justru bakal memengaruhi penilaian para dokter saat menangani para rider yang cedera.
"Menurut saya, peristiwa yang dialami Marc takkan memengaruhi mentalitas pembalap lain. Namun, juga tergantung target macam apa yang Anda bidik. Jika Anda memperebutkan gelar dunia, tentu sebagai pembalap Anda akan mencoba balapan," ungkap rider berusia 22 tahun ini.
"Saya sendiri masih debutan. Jika saya cedera, saya akan menunggu sampai pulih, seperti Pecco (Bagnaia) tahun lalu. Namun, saya yakin para dokter takkan lagi dengan mudah memperbolehkan kami melakukan hal-hal macam ini seperti dulu. Mereka pasti meminta kami menunggu lebih lama," pungkas Martin.
Sumber: GPOne
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
Pol Espargaro: Saya Pindah ke Repsol Honda pada Momen Terbaik
Jorge Martin Sempat Galau Jadi Rebutan Banyak Pabrikan MotoGP
Jorge Martin Pelajari Ducati dari Jorge Lorenzo dan Johann Zarco
Pol Espargaro: Saya Pindah ke Repsol Honda untuk Jadi Juara Dunia
Marc Marquez, Salah Satu Alasan Pol Espargaro Ngotot ke Repsol Honda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




