Jorge Martin Yakin Adaptasi dengan Aprilia Hanya Soal Waktu, Harus Lupakan Cara Kendarai Ducati
Anindhya Danartikanya | 22 Desember 2025 14:17
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, yakin hanya butuh waktu lebih banyak untuk adaptasi dengan motor RS-GP agar lebih kompetitif di MotoGP. Maklum saja, cedera parah membuat adaptasinya terhambat sepanjang 2025.
Awal tahun ini, 'Martinator' mengalami berbagai kecelakaan dan cedera parah, membuatnya harus absen 14 seri dari musim debutnya dengan Aprilia. Alhasil, ia juga sulit kompetitif dan gagal mempertahankan mahkota juara.
Namun, setiap kali turun lintasan dengan RS-GP, Martin menunjukkan kemajuan performa. Ia bahkan sempat finis keempat dalam balapan utama di Hungaria. Ia tampil kompetitif, di Sirkuit Balaton Park yang masih baru.
Masih Terbiasa dengan Cara Naik Ducati

"Saya belum punya cukup waktu untuk adaptasi dengan motor ini. Gaya berkendara saya masih sangat mirip dengan (saat di) Ducati, yang bukan cara ideal untuk mengendarai Aprilia. Ini hanya soal waktu," ujar Martin via Marca, Sabtu (20/12/2025).
Sebelum pindah ke Aprilia, Martin memang membela Ducati selama empat tahun. Dengan begitu, ia masih terbiasa dengan cara mengendarai Desmosedici. Ia pun merasa butuh lebih banyak jam terbang di atas RS-GP.
"Memang rumit ketika Anda melakukannya selama bertahun-tahun atau terbiasa melakukannya dengan cara tertentu, lalu kembali ke cara lama. Aprilia sedikit lebih responsif terhadap rem belakang, tapi ini soal latihan dan melihat cara kerjanya," lanjutnya.
Jadikan Marco Bezzecchi Sebagai Panutan
Martin juga mengaku terus mempelajari gaya balap sang tandem, Marco Bezzecchi, yang mengakhiri musim 2025 di peringkat ketiga. Rider Italia itu juga menjalani musim perdana bareng Aprilia, tetapi langsung tampil garang.
"Anda harus lihat pembalap terbaik di pabrikan kami, yang sampai kini adalah Marco. Jelas, saya sering dibandingkan dengannya, tapi pengereman melibatkan banyak hal," tutur Martin.
"Dengan Marco, kita bisa lihat bahwa, dengan sentuhan rem pertama saya lebih agresif dan lalu saya mengerem lebih buruk. Setiap orang punya gaya masing-masing dan ini soal waktu sebelum setiap orang menemukan cara untuk mengendarai motornya," pungkasnya.
Sumber: Marca
Baca Juga:
Michele Pirro Bersedia Lanjut Jadi Test Rider 'Super' Ducati di MotoGP, Tapi Juga Siap Ambil Peran Lain
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Tim Valentino Rossi Akui Impian Gaet Pedro Acosta di MotoGP 2027: Siapa yang Nggak Mau?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 05:30
-
Man of the Match Brasil vs Jepang: Casemiro
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:11
-
Hasil Brasil vs Jepang: Dramatis! Selecao Epic Comeback di Injury Time!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 02:03
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 10:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








