Juarai MotoGP 2021, Fabio Quartararo: Ini Juga Berkat Speed Up Racing
Anindhya Danartikanya | 27 Oktober 2021 10:53
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, berterima kasih kepada mantan timnya di Moto2, Speed Up Racing, usai sukses mengunci gelar dunia MotoGP 2021 dalam Seri Emilia Romagna di Misano, Minggu (24/10/2021). Kepada DAZN, Quartararo meyakini Speed Up punya andil besar dalam perubahan kariernya.
Meski dua kali menjuarai FIM CEV Moto3, El Diablo kesulitan tampil kompetitif pada dua tahun pertamanya di Moto3. Pada 2017, ia naik ke Moto2 bersama Pons Racing, namun malah paceklik podium. Pada 2018, ia pindah ke Speed Up Racing. Di bawah besutan sang manajer tim, Lucas Boscoscuro, Quartararo pun mengalami perubahan.
Kala itu, ia memang tak ikut memperebutkan gelar, namun tampil jauh lebih kompetitif dari sebelumnya. "Saya bahkan tak pernah memimpin di Moto3, juga tak pernah di papan atas Moto2, dan kini jadi juara dunia MotoGP pada tahun ketiga. Saya sangat menikmati momen ini," ujarnya seperti yang dikutip MotoGP.com, Selasa (26/10/2021).
Perubahan pada Momen-Momen Sulit

Bersama Speed Up, Quartararo sukses memenangi Moto2 Catalunya 2018. Gebrakan itu diyakininya terjadi berkat kemauannya bangkit usai momen kelam pada awal musim. Nyatanya, kemenangan itu sangat krusial bagi kariernya, karena pada momen itulah Petronas Yamaha SRT tertarik menurunkannya di MotoGP 2019.
"Saya rasa perubahan terjadi pada momen-momen terberat, seperti Moto2 Argentina 2018, saat saya ada di posisi 28. Kala itu saya bilang pada diri sendiri, 'pasang baterai atau berhenti di rumah'. Tapi kami justru mengalami kemajuan. Saya juga berterima kasih kepada Speed Up," ungkap Quartararo.
"Kala itu, mereka tak pernah memberikan tekanan kepada saya untuk meraih hasil baik. Perubahan juga terjadi ketika ada kesempatan masuk ke MotoGP. Saat itu, semuanya meluncur begitu saja. Tapi saya rasa momen itu (bersama Speed Up) adalah momen yang paling konkret," lanjut pembalap berusia 22 tahun ini.
Peran Penting Keluarga
Quartararo juga sangat berterima kasih kepada sang ayah; Etienne; sang ibu; Martine, sang kakak; Anthony, serta sang sahabat sekaligus asisten pribadi, Tom Maubant. Dengan tangis haru, Quartararo pun menyatakan bahwa mereka punya andil yang sangat besar dalam kariernya, terutama dalam memberikan dukungan moral.
"Mereka punya andil yang sangat besar," tutur Quartararo sambil menangis. "Saya senang atas kehadiran orang tua saya, dan kakak saya, yang datang bersama kekasihnya, yang selalu mendukung saya setiap waktu. Saya ingin mereka hadir di sini dan Portimao, tapi nyatanya saya mengunci gelar di sini. Saya sangat bahagia."
"Entah apa yang harus saya katakan. Saya kehilangan kata-kata. Sudah jadi impian saya sejak lahir menjadi juara dunia MotoGP, dan kini saya telah meraihnya. Terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukung saya pada momen-momen sulit, momen di mana saya begitu jauh, tapi kini kami adalah juara dunia," pungkasnya.
Sumber: DAZN, MotoGP
Baca Juga:
Valentino Rossi Bangga Bikin Nenek-Nenek Gemari MotoGP, Nantikan Aksi Rider Italia Lainnya
Fabio Quartararo-Joan Mir: Dulu Setim, Kini Sama-Sama Juara Dunia MotoGP
Iker Lecuona-Xavi Vierge Resmi Bela Honda di WorldSBK 2022
Valentino Rossi Yakin Quartararo-Morbidelli Bakal Kian Tangguh, Ramal Kandidat Juara 2022
Pecah Telor: Pol Espargaro Sabet Podium Perdana di Honda, Hasil Terbaik di MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

