Juarai MotoGP Bareng Valentino Rossi-Joan Mir, Davide Brivio Emosional
Anindhya Danartikanya | 17 November 2020 10:00
Bola.net - Usai Joan Mir mengunci gelar dunia MotoGP 2020 di Valencia, Spanyol, Minggu (15/11/2020), Manajer Suzuki Ecstar, Davide Brivio, kini telah mengantongi lima gelar. Empat gelar sebelumnya ia raih bersama Valentino Rossi, saat masih menjadi Manajer Tim Yamaha Factory Racing.
Sebelum bergabung dengan Suzuki, Brivio memang merupakan sosok paling berjasa di Yamaha. Brivio lah yang merayu Rossi meninggalkan Repsol Honda pada akhir 2003, demi bergabung dengan Yamaha, yang kala itu belum meraih gelar dunia sejak Wayne Rainey pada 1992.
Ide Brivio dianggap 'gila' oleh para petinggi Yamaha, yang yakin Rossi pasti ogah bergabung dengan pabrikan yang kala itu tak sekompetitif Honda. Namun, usai berjuang keras, akhirnya ia bisa meyakinkan mereka. Alhasil, Rossi dan Yamaha sukses menjuarai MotoGP 2004, 2005, 2008, dan 2009.
Sama Spesialnya, Tapi Suzuki Berbeda

Pada 2013, Brivio pun diminta mengepalai proyek Suzuki, yang bertekad kembali ke MotoGP pada 2015 usai vakum sejak akhir 2011. Brivio mengaku sempat pusing karena perjuangan mereka sangat berat, namun kini bahagia karena semua kerja keras terbayarkan oleh gelar dunia Mir.
"Kalau bicara soal emosi dalam merebut gelar, tentu saya selalu sangat emosional. Saya meraih gelar dunia pertama bersama Vale, dan juga sangat emosional. Semua orang sangat spesial. Gelar kali ini bisa dibilang sama spesialnya, tapi situasinya berbeda," ungkap Brivio via Diario AS, Senin (16/11/2020).
"Tim dan pembalap kami tumbuh bersama, dan kami menikmati perjalanan yang telah membawa kami semua ke sini. Saya belum bisa percaya ini semua terjadi. Tapi sudah jelas ini akan selalu ada dalam ingatan saya. Ini adalah impian saya, tapi jujur saja saya pikir bakal sangat sulit. Nyatanya, kami berhasil," lanjutnya.
Wujudkan Dua Impian Sekaligus
Brivio pun menyatakan bahwa dirinya merasa beruntung bisa tahu rasanya merebut gelar dunia dengan dua pabrikan dan dua pembalap berbeda, yang keduanya juga sama-sama hebat. Mengingat dirinya harus banting tulang demi terlibat di MotoGP, Brivio merasa sangat bersyukur.
"Saya sangat beruntung bisa mewujudkan impian ini, bahkan dua impian sekaligus. Saya sangat mencintai dunia balap motor dan ingin terlibat di kejuaraan ini. Sayang, saya bukan mekanik yang baik. Tadinya saya kerja di WorldSBK, dan ingin kerja di GP500. Saya dapat kesempatan itu, dan kini malah jadi juara dunia!" tutup Brivio.
Meski gelar dunia sudah ada di tangan Mir, Brivio masih harus melihat Mir dan Alex Rins bertarung di seri penutup, yakni di MotoGP Portugal yang untuk pertama kalinya bakal digelar di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 20-22 November mendatang.
Sumber: Diario AS
Video: Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Akhiri Puasa Gelar 20 Tahun Suzuki
Baca Juga:
- Marc Marquez: Saya Pikir Saya Bakal Raih Gelar Kesembilan, Nyatanya...
- Joan Mir: Gelar Saya Setara dengan Gelar Marc Marquez di MotoGP 2013
- Kompak Susah, Quartararo-Vinales-Rossi Beda Opini Soal Penyebab Jebloknya Yamaha
- Juarai MotoGP Lebih Awal dari Dugaan, Joan Mir Bangga Bela Suzuki
- Sengit Sampai Garis Finis, Jack Miller Akui Kehebatan Franco Morbidelli
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









