Kadang Masih Kangen: Balapan Mobil Bantu Valentino Rossi 'Move on' dari MotoGP
Anindhya Danartikanya | 16 November 2022 09:18
Bola.net - Valentino Rossi menyatakan bahwa berlaga dalam ajang balap mobil GT World Challenge Europe membantunya 'move on' dari MotoGP, yang ternyata kadang-kadang masih ia rindukan setelah satu tahun pensiun dari kompetisi balap motor terakbar.
Seperti yang diketahui, Rossi menjalani debut Grand Prix pada 1996, ketika berusia 17 tahun. Ikon Yamaha ini pun berkarier di ajang itu selama 26 tahun, menyabet 9 gelar dunia, 235 podium, dan 115 kemenangan. Ia baru pensiun pada akhir 2021, dalam usia 42 tahun.
Usai pensiun, Rossi menyibukkan diri di ajang balap mobil, tepatnya GT World Challenge Europe, bersama Team WRT. Musim ini, ia mengendarai mobil Audi, sedangkan musim depan beralih ke BMW. Kesibukan ini membantunya sedikit demi sedikit beranjak dari MotoGP.
Sudah Berusaha Sampai Akhir
Meski begitu, Rossi masih sangat terlibat dalam program VR46 Riders Academy. Ia masih sering ikut berlatih flat track, motocross, dan superbike. Ia bahkan beberapa kali hadir dalam balapan MotoGP demi mendampingi sembilan anak didiknya dari akademi balap tersebut.
"Apakah saya kangen MotoGP? Pada satu sisi, tidak. Itu tak apa-apa. Karier saya sangat panjang, dan saya sudah berusaha sampai akhir. Saya terlambat pensiun, tapi saya tak peduli! Ada kalanya secara alami saya merindukannya, ya. Namun, ini normal saja," ujarnya via Crash.net, Selasa (15/11/2022).
Rossi juga menggemari balap mobil sejak kecil. Ia bahkan dinilai cukup bertalenta sehingga hampir pindah ke Formula 1 bersama Ferrari pada pertengahan era 2000-an. Kini, ia benar-benar jadi pembalap mobil, tetapi ia menyebut ini bukan karena ia ingin melupakan balap motor.
Pembalap MotoGP Masa Kini Jadi Atlet Sungguhan

"Balapan dengan mobil sangat membantu saya. Bukannya saya melakukannya demi 'detoksifikasi'. Namun, saya bisa menemukan sensasi-sensasi yang sama persis. Saya juga butuh waktu luang lebih banyak, yakni menjalani 10-12 balapan per tahun ketimbang 23 balapan," tutur Rossi.
Seperti yang diketahui, MotoGP 2023 akan menggelar 21 seri, yakni terbanyak dalam sejarah Grand Prix. Tak hanya itu, musim depan MotoGP akan memperkenalkan sprint race untuk pertama kali, sehingga total akan ada 42 balapan sepanjang musim 2023.
Rossi sendiri meyakini format itu akan menguras fisik dan mental pembalap. "Kini, berlaga di MotoGP harus benar-benar total sepanjang tahun. Ajang ini sudah banyak berubah, para pembalapnya adalah atlet sungguhan. Saya ingat dulu bulan-bulan berjalan cepat, tetapi kini tidak lagi," pungkasnya.
Statistik Prestasi Valentino Rossi di Grand Prix

Masa aktif karier: 1996-2021
Pabrikan: Aprilia, Honda, Ducati, Yamaha
Gelar dunia: 9 (GP125 1997, GP250 1999, GP500 2001, MotoGP 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009)
Podium: 235 (199 di GP500/MotoGP, 21 di GP250, 15 di GP125)
Kemenangan: 115 (89 di GP500/MotoGP, 14 di GP250, 12 di GP125)
Pole: 65 (55 di GP500/MotoGP, 5 di GP250, 5 di GP125)
Lap tercepat: 96 (76 di GP500/MotoGP, 11 di GP250, 9 di GP125)
- 1996: Peringkat 9 (2 podium - 1 kemenangan) - Aprilia
- 1997: Peringkat 1 (13 podium - 11 kemenangan) - Aprilia
- 1998: Peringkat 2 (9 podium - 5 kemenangan) - Aprilia
- 1999: Peringkat 1 (12 podium - 9 kemenangan) - Aprilia
- 2000: Peringkat 2 (10 podium - 2 kemenangan) - Honda
- 2001: Peringkat 1 (13 podium - 11 kemenangan) - Honda
- 2002: Peringkat 1 (15 podium - 11 kemenangan) - Honda
- 2003: Peringkat 1 (16 podium - 9 kemenangan) - Honda
- 2004: Peringkat 1 (11 podium - 9 kemenangan) - Yamaha
- 2005: Peringkat 1 (16 podium - 11 kemenangan) - Yamaha
- 2006: Peringkat 2 (10 podium - 5 kemenangan) - Yamaha
- 2007: Peringkat 3 (8 podium - 4 kemenangan) - Yamaha
- 2008: Peringkat 1 (16 podium - 9 kemenangan) - Yamaha
- 2009: Peringkat 1 (13 podium - 6 kemenangan) - Yamaha
- 2010: Peringkat 3 (10 podium - 2 kemenangan) - Yamaha
- 2011: Peringkat 7 (1 podium - 0 kemenangan) - Ducati
- 2012: Peringkat 6 (2 podium - 0 kemenangan) - Ducati
- 2013: Peringkat 4 (6 podium - 1 kemenangan) - Yamaha
- 2014: Peringkat 2 (13 podium - 2 kemenangan) - Yamaha
- 2015: Peringkat 2 (15 podium - 4 kemenangan) - Yamaha
- 2016: Peringkat 2 (10 podium - 2 kemenangan) - Yamaha
- 2017: Peringkat 5 (6 podium - 1 kemenangan) - Yamaha
- 2018: Peringkat 3 (5 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
- 2019: Peringkat 7 (2 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
- 2020: Peringkat 15 (1 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
- 2021: Peringkat 18 (0 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
Sumber: Crashnet
Baca juga:
MotoGP 2023 Bakal Diramaikan 13 Juara Dunia, Total Koleksi 24 Gelar
Rekor Lap dan Top Speed Sirkuit Mandalika Sukses Bertumbangan di WorldSBK 2022
Catatan dari Mandalika: Saksi Momen-Momen Bersejarah WorldSBK, Positif bagi Ekonomi Daerah
WorldSBK Mandalika 2022 Sukses: Jumlah Penonton Gores Rekor Baru, Jadi Saksi Penguncian Gelar Dunia
Boleh Dipajang di Kamar Mandi: Yamaha Hadiahi Fabio Quartararo Motor Juara MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

