'Kalau Honda Tak Kompetitif, Nggak Ada Gunanya Terus-terusan Ikut MotoGP'
Anindhya Danartikanya | 18 Februari 2022 16:37
Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, meyakini bahwa Honda Racing Corporation (HRC) harus kembali berlaga di papan atas usai dua musim yang penuh jalan bergeronjal di MotoGP. Lewat Crash.net, Kamis (17/2/2022), ia pun menyebut takkan ada gunanya bagi Honda berlaga di MotoGP jika tak bisa bangkit dari keterpurukan.
HRC melempem sepanjang 2020 saat Marc Marquez absen semusim akibat patah lengan. Mereka puasa kemenangan, dan hanya meraih dua podium dari Alex Marquez. Pada 2021, hasilnya lebih baik, karena Marc Marquez tiga kali menang dan sekali finis kedua. Namun, di luar hasil itu, HRC sangat kesulitan, meski Pol Espargaro menyumbang satu podium.
Melihat ini, HRC pun merombak RC213V secara besar-besaran. Mereka mulai sadar Honda tak bisa bergantung pada satu rider saja. Sejauh ini, kerja keras mereka berbuah manis. Pasalnya, Marquez, Espargaro, Takaaki Nakagami, dan Alex Marquez sama-sama merasa nyaman dan kompetitif dalam uji coba Sepang dan Mandalika.
Tak Mau Muluk Langsung Rebut Gelar Dunia

Puig pun sangat mendukung langkah HRC yang satu ini, karena memang sudah selayaknya Honda jadi momok menakutkan bagi pabrikan lain. Menurutnya, jika Honda tak bisa menunjukkan performa yang kompetitif, maka tak ada gunanya berlaga di MotoGP. Meski begitu, Puig tak ingin muluk langsung membidik gelar tahun ini.
"Kami harus kembali ke puncak. Seperti yang selalu saya bilang, kami ini Honda, kami harus ada di papan atas. Jika tidak, maka tak ada gunanya terus berpartisipasi di MotoGP. Jadi, target kami adalah berlaga di depan, meski ini tak mudah, apalagi motor kami baru mengalami perubahan konsep secara radikal," ujarnya.
Walau keempat rider HRC puas atas performa RCV teranyar, Puig sama sekali tak menutup-nutupi fakta bahwa pabrikan Sayap Tunggal masih menjadikan Marquez sebagai ujung tombak dalam perebutan gelar. Pasalnya, ia sudah terbukti sebagai rider yang sangat tangguh dalam kondisi apa pun, meski belum pulih 100%.
Seluruh Dunia Pasti Tahu Marc Marquez Hebat

"Saya rasa semua orang di dunia tahu betapa hebatnya Marc. Ia jelas salah satu rider terbaik, salah satu rider legendaris dalam sejarah. Namun, usai bekerja dengannya lebih dari sembilan tahun, saya rasa titik terkuatnya adalah persiapan fisiknya, begitu pula kekuatan dan kecerdasan mentalnya," ungkap Puig.
"Dalam situasi apa pun, ia bisa bekeja sangat baik dalam balapan yang tak biasa. Ia adalah rider yang bisa membaca situasi dan kondisi, mampu memahami apa yang terbaik bagi dirinya sendiri dan timnya. Ia adalah rider yang bisa meraih segalanya, dan itulah kekuatan terbesarnya," pungkas eks pembalap GP500 ini.
Marquez akan kembali turun lintasan dalam seri perdana MotoGP 2022, yakni di Sirkuit Losail, Qatar, pada 4-6 Maret mendatang. Setelahnya ia akan kembali ke Indonesia untuk menjalani balapan kedua musim ini di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 18-20 Maret.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Langsung Gaspol di Moto2, Pedro Acosta Merendah Soal Kans Juara
Bidik 7 Gelar WorldSBK, Jonathan Rea Belum Bisa 'Terawang' Kapan Pensiun
Toprak Razgatlioglu Sibuk Urusan MotoGP, Jonathan Rea Tekad Colong Gelar WorldSBK 2022
Marc Marquez Sempat Serius Pikirkan Pensiun Gara-Gara Cedera Mata
Hasil Tes Pramusim Moto2-Moto3 Jerez: Ai Ogura Berkuasa, Mario Aji Masuk 10 Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

