Karier Sempat Kelam, Fabio Quartararo Masih Heran Jadi Kandidat Juara MotoGP
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2020 17:30
Bola.net - Saat mendominasi FIM CEV Repsol Moto3 2013 dan 2014, Fabio Quartararo dijuluki 'The Next Marc Marquez' dan diprediksi bisa tampil menggebrak di ajang Grand Prix. Nyatanya, kariernya sempat kelam selama 4 musim, dan ini bikin Quartararo kaget bisa jadi kandidat juara dunia MotoGP 2020.
Berkat talentanya yang spesial, Quartararo bahkan dapat 'dispensasi' menjalani debut Moto3 2015 saat usianya belum genap 16 tahun, karena ia lahir pada tanggal 20 April. Ia berhasil meraih 2 podium dan 2 pole bersama Estrella Galicia 0,0, namun dirundung cedera tangan berkepanjangan.
Pada 2016, ia pun pindah ke Leopard Racing, dan hasilnya makin jeblok saat mengendarai KTM. Tubuhnya yang makin tinggi dan bongsor juga sudah dinilai tak lagi cocok dengan Moto3, hingga ia harus naik ke Moto2 lebih awal dari dugaan, yakni saat ia berusia 18 tahun.
Waktu Terasa Berjalan Sangat Cepat

Membela Pons Racing di atas Kalex, Quartararo lagi-lagi tak bersinar. Selain tak cocok dengan motornya, ia tak dapat dukungan moral yang baik karena dituntut langsung meraih hasil baik pada tahun pertamanya. Ia pun pindah ke Speed Up Racing pada 2018, tim yang dikenal bertangan dingin dalam mengembangkan rider muda.
Di sana Quartararo justru diminta tampil tanpa beban, diyakinkan bahwa ia memang rider bertalenta, dan ia pun bisa berkendara lebih luwes. Hasilnya, ia 'comeback dan menggebrak dengan kemenangan krusial di Catalunya, yang membuatnya digaet Petronas Yamaha SRT untuk MotoGP 2019.
"Awal-awal turun di MotoGP rasanya sangat spesial. Tapi semua berjalan sangat cepat. Saat di Moto2, saya tak mengira bakal naik ke MotoGP dan bahkan meraih banyak podium, serta kans untuk jadi juara. Ini bikin saya bahagia. Impian jadi nyata bisa bertarung dengan para idola saya," ujarnya via Marca, Jumat (2/10/2020).
Ingin Bayar Kepercayaan Petronas dengan Kemenangan
Sepanjang 2019, Quartararo meraih 6 pole dan 7 podium, yang bikin Yamaha memberinya kontrak untuk membela Monster Energy Yamaha sebagai pengganti Valentino Rossi pada 2021. Ia pun merasa harus berterima kasih pada SRT yang percaya padanya, dan ia membayarnya dengan tiga kemenangan pada 2020 sejauh ini.
"Akhir tahun lalu, saya sudah memikirkan tempat di tim pabrikan. Saya bilang bahwa saya harus meninggalkan tim ini dengan kemenangan perdana. Saya pun menyilangkan jari, dan ternyata tak butuh waktu lama. Akhirnya saya menang di Jerez," ungkap rider Prancis berusia 21 tahun ini.
Ia bahkan ingin merayakan kemenangan perdananya dengan membuat tato baru. "Akhir tahun nanti saya akan bikin tato baru pada lengan saya untuk mengenangnya, dan saya akan unggah fotonya saat sudah selesai!" pungkas Quartararo, yang saat ini tengah memimpin klasemen pembalap dengan 108 poin.
Sumber: Marca
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
- Hasil Superpole Race WorldSBK Prancis: Jonathan Rea Raih Kemenangan Ke-99
- Hasil Race 1 WorldSBK Prancis: Jonathan Rea Rebut Kemenangan
- Hasil FP2 WorldSBK Prancis: Garrett Gerloff Asapi Jonathan Rea
- Hasil FP1 WorldSBK Prancis: Jonathan Rea Ungguli Loris Baz
- Mengapa Valentino Rossi Maju-Mundur Bikin Tim Sendiri di MotoGP?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









