Karier Sempat Terpuruk, Fabio Quartararo Tak Menduga Bisa Juarai MotoGP
Anindhya Danartikanya | 25 Oktober 2021 11:05
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku dirinya sama sekali tak pernah menyangka bisa menjadi juara dunia MotoGP saat mengalami keterpurukan di Moto3 dan Moto2 beberapa tahun lalu. Hal ini ia nyatakan dalam jumpa pers Seri Emilia Romagna di Misano pada Minggu (24/10/2021).
Quartararo yang merupakan dua kali juara FIM CEV Moto3, memikul beban besar di Moto3 pada 2015. Sayangnya, ia malah terpuruk, kerap cedera, dan gagal memetik kemenangan. Pada 2017, ia pun naik ke Moto2 bersama Pons Racing, namun paceklik podium. Ia pindah ke Speed Up Racing pada 2018, dan menggebrak dengan kemenangan di Catalunya.
"Saya tak punya suara asli. Saya menangis, berteriak-teriak. Tapi rasanya sangat menakjubkan, karena saat finis, saya teringat semua momen berat dalam karier saya. Menjadi juara dunia di MotoGP adalah hal yang tak pernah saya duga saat mengalami situasi buruk beberapa tahun lalu. Kini, saya rasanya ada dalam mimpi, dan belum menyadari apa yang terjadi pada saya," ujar El Diablo.
Gelar Moto3 dan Moto2 Mustahil Diraih

Kemenangan di Moto2 Catalunya 2018 ternyata sangat krusial bagi kelanjutan karier Quartararo, karena Petronas Yamaha SRT tertarik menurunkannya di MotoGP pada 2019. Ia pun tampil sangat kompetitif bersama mereka, hingga akhirnya dapat tempat di Monster Energy Yamaha tahun ini sebagai pengganti Valentino Rossi. Nyatanya, ia malah jadi juara dunia.
"Saat saya memenangkan dua gelar ajang Spanyol, tentu langkah selanjutnya adalah memburu gelar dunia di Moto3. Nyatanya, saya bahkan tak meraih satu pun kemenangan. Ketika naik ke Moto2, saya coba mengembalikan kepercayaan diri. Pada tahun pertama gagal, tapi berhasil pada tahun kedua," tutur rider Prancis ini.
"Kala itu saya menang dua balapan. Yang satu memang dianulir, tapi saya tahu sayalah pemenang balapan itu. Tapi saya tetap tak mengira bakal naik ke MotoGP. Gelar dunia Moto2 mustahil diraih dan rasanya jauh sekali. Jadi, satu-satunya cara jadi juara dunia adalah di MotoGP, dan kini kami meraihnya. Ini hal yang tak pernah saya duga," lanjutnya.
Kini Justru Minta Tenaga Mesin Ditambah

Quartararo juga mengenang betapa berbeda dirinya yang sekarang dibanding Quartararo dalam uji coba pascamusim MotoGP Valencia pada 2018 lalu. Itu adalah momen perdananya mengendarai YZR-M1, dan kala itu ia kesulitan mengendalikan motor tersebut akibat tenaga mesin MotoGP yang jauh lebih besar dari Moto2.
Kini, rider berusia 22 tahun ini malah sangat menyatu dengan M1, dan bahkan menuntut para insinyurnya menambah tenaga mesin agar bisa menyaingi Ducati dan Honda. Menurut Quartararo, ini adalah progres signifikan dalam kariernya. Ia pun senang, impiannya menjadi juara dunia MotoGP sejak anak-anak akhirnya terwujud.
"Saat saya menjalani uji coba pertama di Valencia pada 2018, saya berkata, 'apa yang sedang kulakukan di atas motor ini?' Saya tak bisa berkendara karena tenaga mesinnya besar sekali. Kini, saya malah minta tenaga yang jauh lebih besar. Perjalanannya lamban, tapi bagus. Tahun 20019 juga bagus, dan tentu menjadi juara dunia adalah impian yang besar. Kini kami meriahnya," tutupnya.
Statistik Prestasi Fabio Quartararo

- 2007: Kejuaraan Spanyol 50cc - Runner up
- 2008: Kejuaraan Spanyol 50cc - Juara
- 2009: Kejuaraan Spanyol 70cc - Juara
- 2010: Kejuaraan Spanyol 80cc - Peringkat 3
- 2011: Kejuaraan Spanyol 80cc - Juara
- 2012: Kejuaraan Spanyol pre-Moto3 125cc - Juara
- 2013: FIM CEV Moto3 - Juara
- 2014: FIM CEV Moto3 - Juara
- 2015: Moto3 - Peringkat 10
- 2016: Moto3 - Peringkat 13
- 2017: Moto2 - Peringkat 13
- 2018: Moto2 - Peringkat 10
- 2019: MotoGP - Peringkat 5
- 2020: MotoGP - Peringkat 8
- 2021: MotoGP - Juara
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Austin
Hasil Balap Formula 1 GP Austin: Max Verstappen Menang, Asapi Lewis Hamilton
Bagnaia-Ducati Berbesar Hati Quartararo Juarai MotoGP, Yamaha: Respek!
Valentino Rossi Balapan Terakhir Kali di Italia: Tak Ada yang Bisa Menggantikan
Selebrasi Mengharukan Fabio Quartararo Usai Kunci Gelar MotoGP 2021, Banjir Selamat dari Para Rival
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




