Kehilangan Tim Satelit di MotoGP 2023, Yamaha Pede Tetap Oke dengan 2 Rider
Anindhya Danartikanya | 31 Mei 2022 09:35
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku kaget atas keputusan WithU Yamaha RNF MotoGP Team untuk pindah ke Aprilia Racing di MotoGP 2023. Meski begitu, lewat MotoGP.com di Mugello, Italia, Sabtu (28/5/2022), ia yakin skuadnya akan tetap bisa tampil kompetitif tanpa tim satelit.
Selama berlaga di kelas tertinggi Grand Prix, Yamaha diketahui selalu memiliki tim satelit. Namun, musim depan mereka hanya akan menurunkan tim pabrikan karena ditinggalkan RNF dan tak punya opsi skuad independen untuk diajak bekerja sama. Pasalnya, seluruh tim masih terikat kontrak dengan pabrikan masing-masing.
RNF sendiri sudah menjadi tim satelit Yamaha sejak 2019, kala itu masih bernama Petronas Yamaha SRT. Struktur mereka yang mengalami perombakan pada akhir 2021 pun membuat skuad ini berubah nama menjadi WithU Yamaha RNF MotoGP Team dan hanya menandatangani kontrak baru berdurasi setahun dengan Yamaha.
Sempat Kaget

Yamaha sendiri diketahui sangat ingin RNF bertahan, namun pada Jumat (27/5/2022), tim asal Malaysia itu resmi mengumumkan akan menjadi tim satelit Aprilia paa 2023. Jarvis mengakui bahwa menurunkan dua rider saja lewat tim pabrikan tidaklah ideal, namun sangat menghormati keputusan RNF untuk hengkang.
"Tentu ini bukan situasi ideal bagi Yamaha. Kami selalu punya tim satelit sejauh yang saya ingat. Kami selalu punya lebih dari dua motor di grid. Selain itu, tak pernah menyenangkan melihat akhir dari sebuah hubungan. Sudah jelas kami akan tetap berkolaborasi dengan RNF sampai akhir musim," ungkap Jarvis.
"Kini mereka memutuskan pindah ke Aprilia. Kami menghormati keputusan itu, tapi saya terkejut atas pengumumannya. Pasalnya, itu dirilis ketika kami rapat untuk mendengarkan keputusan mereka. Jadi, situasinya agak tak biasa. Tapi kami menghormati keputusan mereka dan kami akan beranjak dari sini," lanjutnya.
Lebih Fokus dengan 2 Rider Saja

Jarvis menegaskan alasan pihaknya takkan menurunkan tim satelit adalah fakta bahwa enam tim satelit yang ada di MotoGP masih terikat kontrak dengan pabrikan lain. Skuad Valentino Rossi, Mooney VR46 Racing Team, sempat dikabarkan akan bergabung, namun mereka masih memiliki kontrak dengan Ducati sampai akhir 2023.
Meski begitu, Jarvis yakin, menurunkan dua rider saja musim depan takkan menyurutkan performa Yamaha. "Kami akan punya dua motor tahun depan. Seperti yang saya bilang, kami selalu punya tim satelit, tapi realitanya adalah semua tim di MotoGP masih memiliki kontrak dengan setiap pabrikan yang ada," tuturnya.
"Jadi, saat ini tak ada alternatif. Namun, oke-oke saja bagi kami untuk fokus pada tim pabrikan dan mengembangkan motor kami dengan cara terbaik demi memperebutkan gelar. Semuanya baik-baik saja dan kami percaya bisa melakukannya dengan dua rider," pungkas pria asal Inggris ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, 3-5 Juni 2022
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Catalunya di Trans7 dan MNC Sports, 3-5 Juni 2022
- Puji Duet VR46, Aleix Espargaro Janji Perjuangan Gelar Dunia Sampai Akhir Musim
- Motivasi Melonjak Usai Menangi Mugello, Pecco Bagnaia Merasa Mantap Jadi Kandidat Juara
- Fabio Quartararo: Finis Kedua di Mugello? Ini Justru Balapan Terbaik Dalam Karier Saya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


