Kembali ke MotoGP Tanpa Tes Usai 5 Tahun Menepi, Andrea Iannone: Ini Bakal Gila dan Rumit
Anindhya Danartikanya | 29 Oktober 2024 09:50
Bola.net - Andrea Iannone mengakui bahwa kembali balapan di MotoGP sebagai pembalap sementara Pertamina Enduro VR46 Racing Team di Sepang, Malaysia, 1-3 November 2024, bakal sangat menantang. Pasalnya, ia sudah lama tak mengendarai motor-motor MotoGP.
Iannone memang akan menggantikan Fabio di Giannantonio yang harus absen karena menjalani operasi bahu kiri yang cedera. Pemilik skuad VR46, Valentino Rossi, memutuskan menggaet sahabatnya itu sebagai pengganti 'Diggia', dan keputusan Rossi ini dapat lampu hijau dari Ducati Corse.
Iannone pernah berlaga di MotoGP pada 2013-2019, membela Pramac Racing, Ducati Team, Suzuki Ecstar, dan Aprilia Racing. Balapan terakhir yang ia jalani di MotoGP adalah Seri Valencia 2019, sebelum tersandung kasus doping akibat mengonsumsi daging yang diduga mengandung steroid di Malaysia.
Merasa Terhormat Dipertimbangkan ke MotoGP Lagi

Akibat kasus doping ini, Iannone sempat dilarang balapan selama empat tahun. Musim ini, ia pun kembali balapan di WorldSBK, membela Team Go Eleven Ducati. Meski lama tak balapan, Iannone langsung tampil kompetitif. Mengendarai Ducati Panigale V4R, ia tercatat lima kali naik podium dan merebut satu kemenangan.
"Mengendarai motor juara terasa menyenangkan. MotoGP adalah motor dengan teknologi dan performa tinggi. Saya pun merasa terhormat mereka memikirkan saya, dan saya merasa harus berkata 'ya' kepada kesempatan ini sesegera mungkin ketika ditawarkan kepada saya," ujarnya via rilis resmi VR46, Senin (28/10/2024).
MotoGP Malaysia akhir pekan nanti tak hanya akan menandai pertama kalinya Iannone menaiki motor MotoGP usai lima tahun menepi. Ini juga akan jadi momen perdana 'The Maniac' mengendarai motor Desmosedici sejak Seri Valencia 2016, yakni balapan terakhirnya bersama tim pabrikan Ducati.
Tantangannya Bakal Gila, Rumit, dan Menuntut
Iannone pun memilih merendah soal targetnya di Sepang nanti. Menurutnya, mengendarai motor MotoGP tanpa tes bakal sangat menantang. Namun, ia sangat yakin Ducati dan VR46 bakal membantunya untuk beradaptasi dengan baik meski hanya punya berkendara selama tiga hari.
"Tantangannya jelas gila, rumit, dan menuntut, mengingat saya tak mengendarai motor di kategori ini selama bertahun-tahun dan tanpa tes atau sejenisnya. Namun, saya bersemangat bisa bekerja dengan Ducati dan Pertamina Enduro VR46, berkat level yang sangat tinggi dan berkat pertemanan mereka selama bertahun-tahun," tutupnya.
Meski begitu, belum diketahui apakah rider Italia berusia 35 tahun ini akan diturunkan di MotoGP Valencia pada 15-17 November 2024. Pembalap lain yang dijadikan kandidat pengganti Giannantonio adalah dua pembalap Ducati WorldSBK, yakni Nicolo Bulega dan Danilo Petrucci, serta test rider Ducati MotoGP, Michele Pirro.
Sumber: Pertamina Enduro VR46
Baca Juga:
- Match Point! Jorge Martin Bisa Kunci Gelar Dunia MotoGP 2024 di Malaysia Meski Takkan Mudah
- Bestie Valentino Rossi: Ini Alasan VR46 Pilih Andrea Iannone Gantikan Fabio di Giannantonio di MotoGP Malaysia
- Balik ke MotoGP, Andrea Iannone Resmi Bela Tim Valentino Rossi di Seri Malaysia 2024
- Ai Ogura Paling Baru! Ini Deretan Juara Dunia Grand Prix Asal Jepang, Sayang Belum Ada yang Juarai MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






