'Kerap Bikin Kejutan, Valentino Rossi Masih Seru Ditonton'
Anindhya Danartikanya | 9 Januari 2019 12:55
Bola.net - - Meski ragu-ragu soal siapa pebalap yang layak menyandang status Greatest of All Time (GOAT) atau terbaik sepanjang masa, tiga kali juara dunia GP500, Wayne Rainey mengaku sangat menjagokan Valentino Rossi untuk meraih lebih banyak kesuksesan di MotoGP. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya bersama Motorsport Total.
Rainey yang juga Legenda MotoGP, dikenal sebagai salah satu rider terhebat pada eranya, di mana ia melawan rider-rider ternama seperti Kevin Schwantz, Eddie Lawson, Mick Doohan dan Wayne Gardner. Saat ini, MotoGP diisi oleh rider-rider hebat seperti Valentino Rossi, Marc Marquez dan Maverick Vinales.
Sejauh ini, Rossi lah yang lebih dikenal sebagai GOAT oleh fans MotoGP, mengingat ia memiliki sembilan gelar dunia, 232 podium dan 115 kemenangan. Tapi siapakah GOAT menurut Rainey? "Entah siapa Sang GOAT. Tapi juga sangat sulit menentukan apakah Vale merupakan GOAT, karena setiap rider memiliki era terbaiknya sendiri-sendiri," ungkapnya.
Hal Paling Impresif dari Rossi
Meski ragu Rossi merupakan GOAT di arena Grand Prix, Rainey mengaku sangat terkesan pada rider Italia tersebut. Pada Februari mendatang, ia bakal genap menginjak usia 40 tahun dan dipastikan bertahan di MotoGP sampai akhir 2020 nanti. Rainey pun salut pada semangat Rossi bertarung di papan atas melawan rider-rider yang lebih muda.
"Yang paling impresif adalah Vale masih punya keinginan bertarung di level tertinggi dan tampil kompetitif pada hari Minggu. Tak hanya ingin menang, ia bahkan ingin merebut gelar. Ia memang tak begitu dekat selama beberapa tahun terakhir, tapi ia masih punya kecepatan yang baik. Ia juga punya pengalaman untuk mengeluarkan segala potensi motor," ujarnya.
'Si Pebalap 'Minggu'
Rainey juga menyatakan bahwa menonton Rossi beraksi di lintasan menghadirkan keseruan tersendiri, karena ia kerap memberikan kejutan pada sesi balap, meski kerap tak bersinar di sesi latihan dan kualifikasi. Atas 'kebiasaan'-nya ini, Rossi juga kerap dijuluki 'Si Pebalap Minggu' oleh para rivalnya.
"Vale tahu bahwa Jumat dan Sabtu tak berarti apa-apa, karena kedua hari ini hanyalah untuk menentukan posisi start. Pada Minggu, barulah Rossi yang 'sesungguhnya' muncul. Saya tetap menyilangkan jari saya untuk Vale, sungguh menyenangkan menonton ia beraksi. Ia ingin tetap balapan dan ia bisa menekan rider lain jika mereka pikir bisa mengalahkannya," tutup Rainey.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















