Kerja di Bawah Bayangan, Alasan Alex Marquez Bahagia Pindah ke LCR Honda
Anindhya Danartikanya | 2 Oktober 2020 13:10
Bola.net - Alex Marquez dapat memaklumi mengapa banyak pihak berpikir bahwa keputusan Honda Racing Corporation (HRC) mendepaknya dari Repsol Honda di MotoGP akhir musim ini merupakan langkah yang kurang tepat. Namun, ia justru mengaku bisa memaklumi dan bahkan menyukai gagasan tersebut.
Bergabungnya Marquez ke Repsol Honda untuk jadi pengganti Jorge Lorenzo memang dinilai kontroversial. Uniknya, saat HRC bertekad menggaet Pol Espargaro untuk musim 2021 pada Mei lalu, juga banyak orang naik pitam dan menyebut HRC tak menghormati juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 itu.
Pasalnya, keputusan HRC menggaet Espargaro diambil saat musim 2020 belum dimulai, dan bahkan saat Marquez belum menjalani balapan pertamanya di kelas tertinggi. Marquez pun dipindahkan LCR Honda, menggantikan Cal Crutchlow, demi menyediakan tempat untuk Polyccio di tim pabrikan.
Bersyukur Diberi Kesempatan Lanjut di MotoGP

"Tentu siapa pun pasti tak suka disingkirkan dari posisinya, tapi saya bisa memahami situasinya. Honda sudah ambil keputusan ini sebelum balapan pertama, tapi mereka tetap memberi saya peluang sekali lagi tanpa harus melihat aksi saya di trek lebih dulu," ujar Marquez dalam wawancaranya kepada Motosan.es, Selasa (29/9/2020).
"Mereka puas atas uji coba saya, serta suka cara penyampaian dan cara kerja saya. Saya pun mencoba bersikap profesional. Tak peduli hasilnya baik atau buruk, yang jelas saya bisa pulang ke rumah dengan mengetahui bahwa saya sudah bekerja sekeras mungkin," lanjut adik Marc Marquez satu-satunya ini.
Rider 24 tahun ini pun tak cemas pindah ke tim satelit, karena kontraknya masih terikat dengan HRC dan tetap bakal mendapatkan RC213V dan perangkat terbaru. Selain itu, LCR Honda juga bukan lingkungan asing baginya, karena Marquez menjalani uji coba pertamanya di MotoGP bersama mereka di Valencia pada November 2019.
LCR Honda Punya Atmosfer Keluarga
"Kontrak saya tak mengalami perubahan. Saya masih pembalap HRC dan akan dapat materi yang sama. Toh saya sudah sempat uji coba dengan tim Lucio (Cecchinello, manajer sekaligus pemilik LCR) di Valencia, dan mereka sangat profesional. Untungnya lagi, Lucio memberikan perhatian yang sangat besar kepada saya," tutur Marquez.
Atmosfer tim yang sangat harmonis bagaikan keluarga juga ia yakini bisa membuatnya lebih nyaman bekerja dengan LCR. Status mereka sebagai tim satelit juga bisa mengurangi beban Marquez untuk tampil sebaik mungkin seperti yang ia dapatkan selama membela Repsol Honda tahun ini.
"Sangatlah penting Lucio tak melihat timnya sebagai ladang bisnis, melainkan sebagai keluarganya sendiri. Ia sangat peduli pada setiap detail dan semua orang di timnya. Ia punya tim beratmosfer keluarga, dan pasti mereka akan membantu saya berkembang di bawah bayang-bayang. Saya suka gagasan ini," pungkasnya.
Sumber: Motosanes
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
- Alex Marquez Pantang Menyerah Meski Honda 'Galak' pada Debutan MotoGP
- Akankah Reuni Valentino Rossi-Davide Brivio 'Lahirkan' Tim Suzuki-VR46?
- Berkat Valentino Rossi, Maverick Vinales Ingin Bikin 'Ranch' di Spanyol
- Johann Zarco: Masuk Akal Ducati Lebih Pilih Pecco Bagnaia
- Fabio Quartararo Tegas Takkan 'Gantikan' Valentino Rossi di Yamaha
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 9 Maret 2026, 14:16
-
Modal Galatasaray di Kandang, Rekam Jejak Liverpool di Fase Gugur
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:52
-
Galatasaray vs Liverpool: Apakah Alexander Isak Sudah Bisa Main?
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:11


















