Keterpurukan Justru Bikin Dovizioso Makin Kompetitif
Anindhya Danartikanya | 2 Januari 2019 09:45
Bola.net - - Andrea Dovizioso meyakini bahwa tiga kali gagal finis yang ia alami dalam tujuh seri pertama MotoGP 2018 justru membuatnya tampil makin kompetitif pada paruh kedua musim, meski dirinya kembali harus puas duduk di peringkat runner up. Hal tersebut disampaikan rider Ducati Corse ini lewat Motorsport.com.
Usai tampil garang dan konsisten melawan Marc Marquez pada 2017, Dovizioso diketahui justru mengalami jatuh bangun pada awal 2018, meski sukses menang di Qatar. Sayang, ia mengalami kecelakaan beruntun bersama Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa di Jerez, terjatuh di Le Mans karena terlalu percaya diri, dan kembali kecelakaan di Catalunya.
"Saya ingin melihat musim ini dengan positif, tanpa terlalu memikirkan hal negatifnya, karena apa pun yang terjadi membuat kami lebih kompetitif. Tahun ini, meski kami melakukan segalanya dengan benar, memang sulit mengalahkan Marc dan Honda. Saat rival Anda lebih kuat, Anda harus mengakuinya. Kami tahu benar siapa yang kami lawan," ujarnya.
Ogah Merasa Menyesal
Dovizioso pun bangkit usai rehat musim panas, dengan kemenangan di Ceko usai bertarung sengit melawan Lorenzo dan Marquez, lalu meraih tambahan dua kemenangan di Misano dan Valencia. Ini belum ditambah podium di Austria, Aragon, Thailand dan Australia. Sayang, Dovizioso harus rela melihat gelar dunia direbut Marquez usai terjatuh di Jepang.
"Tahun ini jelas harusnya kami bisa lebih baik, menghindari gagal finis, tapi tanpa hasil-hasil ini mungkin kami takkan kompetitif seperti sekarang. Masa-masa terpuruk membuat kami mengambil jalan lain dan menjadi sungguh-sungguh kompetitif. Wajar saja jika ada beberapa penyesalan, tapi saya lebih memilih tak terlalu memikirkannya," ungkapnya.
Bangga Kinerja Tim
Dovizioso juga menyatakan bahwa uji coba pascamusim di Valencia dan Jerez merupakan uji coba terbaik yang pernah ia jalani selama menjadi rider Ducati sejak 2013, namun mengaku timnya tak sesempurna itu dalam menjalani awal musim 2018.
"Konsistensi selalu jadi kekuatan saya, jadi saya tak fokus pada hal ini. Tahun ini, konsistensi berkurang karena ada hal yang tak tepat pada awal musim dan kami melakukan beberapa kesalahan, hingga membuat kami tertinggal jauh. Tapi hal ini membuat kami bangkit dan inilah yang membuat saya bangga pada semua orang yang bekerja dengan kami," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









