Ketika Polisi Naik Podium di Yamaha Sunday Race 2026: Bawa Pesan Berhenti Balap Liar dan Jauhi Narkoba
Asad Arifin | 18 Juli 2026 11:30
Bola.net - Ada pemandangan berbeda di podium kelas R25 Community B Yamaha Sunday Race 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (18/7). Di antara para pembalap komunitas, berdiri seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia dengan senyum lebar setelah mengamankan finis di posisi ketiga.
Namanya I Putu Adi Kartika Putra. Di paddock, pria asal Bali itu lebih akrab dipanggil Tom Adi, sosok yang selama bertahun-tahun memadukan profesinya sebagai anggota Dit Polairud Polda Bali dengan kecintaannya terhadap dunia balap.
Podium itu memang menjadi pencapaian terbaiknya sejak mengikuti Yamaha Sunday Race. Namun, bagi Tom Adi, trofi bukanlah tujuan utama setiap kali mengenakan racing suit dan menyalakan mesin motor di lintasan.
Ada misi yang jauh lebih besar daripada sekadar mengejar waktu tercepat. Ia ingin membuktikan bahwa sirkuit adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan adrenalin, sekaligus mengajak generasi muda meninggalkan balap liar, menjauhi narkoba, dan mengejar prestasi melalui kompetisi yang legal dan aman.
Dulu Pelaku Balap Liar, Kini Berdiri di Garis Depan Memberikan Teladan

Tom Adi mengenal dunia balap jauh sebelum menjadi anggota Polri. Ia mengaku pernah menjadi bagian dari balap liar, bahkan sempat berurusan dengan aparat saat masih remaja.
"Awalnya justru saya berasal dari dunia balap liar. Saya pernah ditangkap polisi. Saya juga sempat dipukul, tetapi bukan karena polisi yang salah. Saat itu saya yang salah karena melawan petugas," buka Tom Adi.
Pengalaman itu menjadi titik balik dalam hidupnya. Sejak kecil bercita-cita menjadi polisi, Tom Adi akhirnya berhasil mengenakan seragam Polri dan memilih menggunakan pengalamannya sebagai pelajaran berharga untuk orang lain.
"Sejak kecil saya bercita-cita menjadi polisi. Setelah mendapat rezeki dari Tuhan dan berhasil menjadi anggota Polri, saya teringat banyak teman yang mengalami kecelakaan saat balap liar. Karena itu saya ingin memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," kata Tom Adi.
Perjalanan menuju dunia balap resmi pun tidak berlangsung mudah. Ia mulai mengikuti kompetisi resmi pada 2016, sementara Yamaha Sunday Race pertama kali diikutinya pada 2017 ketika ajang tersebut masih digelar di Sirkuit Sentul. Bahkan, untuk membeli racing suit pertamanya, Tom Adi harus meminjam uang di koperasi.
Podium Hanyalah Jalan untuk Menyampaikan Pesan yang Lebih Besar

Bagi Tom Adi, finis di podium bukan sekadar kebanggaan pribadi. Ia percaya hasil yang baik akan membuat lebih banyak orang mendengarkan pesan yang ingin disampaikannya kepada generasi muda.
"Tentu target saya adalah naik podium. Dengan hasil yang baik, saya punya kesempatan lebih besar untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, terutama mengajak anak-anak muda agar berhenti balap liar dan menjauhi narkoba," ucapnya.
"Setiap naik podium, saya selalu sampaikan pesan pada generasi muda tentang dua hal itu. Berhenti balap liar dan jauhi narkoba. Hidup sehat itu lebih baik," tegas Tom Adi.
Pesan itu tidak berhenti di atas podium. Sejak awal mengikuti Yamaha Sunday Race, Tom Adi sengaja tampil dengan identitas sebagai anggota Polri karena ingin mendekatkan diri kepada para pecinta otomotif, bukan menghakimi mereka.
Sementara itu, di tengah padatnya tugas sebagai anggota Dit Polairud Polda Bali, ia tetap rutin berlatih dengan fasilitas yang tersedia di Bali, meski belum memiliki sirkuit sebesar Mandalika atau Sentul. Dia juga mengapresiasi adanya Yamaha Sunday Race sebagai wadah positif bagi anak muda.
"Menurut saya Yamaha Sunday Race memang salah satu ajang balap terbaik. Suasananya santai dan sangat kekeluargaan. Dari pit pertama sampai pit terakhir semua peserta bisa saling berbagi pengalaman, berdiskusi soal teknik, mekanik, maupun ilmu balap," kata Tom Adi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aldi Satya Mahendra Tembus 10 Besar di Cremona, Masih Punya Peluang Naik Posisi
Otomotif 30 September 2026, 15:38
-
Yamaha Buka Pabrik Pulo Gadung, Media dan Pelaku Industri Intip Produksi Motor Berstandar Global
Otomotif 29 September 2026, 11:50
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



