Kini Jadi Bintang MotoGP, Vinales Lupakan 'Kontroversi' Masa Lalu
Anindhya Danartikanya | 11 Februari 2017 14:30
Bola.net - - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku lega dirinya bisa kembali mendapatkan kepercayaan dari penghuni paddock Grand Prix usai kontroversi yang ia lakukan saat masih turun di Moto3 2012 silam, di mana ia ngambek pada timnya, Blusens Avinita dan tak mau turun balapan di Sepang, Malaysia.
Kala itu, Vinales yang masih berusia 17 tahun merasa timnya tak memberi solusi terbaik sejak pertengahan musim hingga tak bisa merebut gelar dunia, yang akhirnya jatuh ke tangan rider Red Bull KTM Ajo, Sandro Cortese. Merasa marah, Vinales pun memutuskan meninggalkan Malaysia dan mengakhiri kerjasamanya dengan Avintia.
Setelah menjalani diskusi baik-baik, Vinales pun mau kembali turun bersama Avintia di dua seri terakhir, Australia dan Valencia, sebelum akhirnya membela Team Calvo pada 2013 dan merebut gelar dunia. Meski sudah sejak lama digadang-gadang sebagai bintang masa depan, peristiwa ini sempat mencoreng namanya sendiri.
Meski begitu Top Gun lega tim-tim papan atas Moto2 dan MotoGP masih mempercayai talentanya. Sudah jelas dengan pengalaman saya sekarang, reaksi saya lima tahun lalu mungkin akan sangat berbeda. Tapi apa yang terjadi setelahnya, sekaligus karir saya sejak itu, telah memberi saya beberapa alasan berpikir, ujarnya kepada Sport Rider.
Vinales pun berdalih instingnya kala itu adalah memiliki tim dan motor terbaik. Saya selalu menjadi orang yang bergerak berdasarkan insting. Cara saya kala itu memang tak tepat, tapi yang saya cari adalah motor pemenang. Sekarang saya melihat diri saya di sini memulai musim dengan salah satu tim terbaik di MotoGP, lanjutnya.
Vinales juga menyatakan kepercayaan yang diberi Yamaha membuatnya yakin dirinya memang layak menjadi juara MotoGP. Ini membuat saya merasa tengah berada di level yang tinggi dan bisa mewujudkan mimpi. Jadi saya berterima kasih kepada Yamaha atas kepercayaan yang mereka beri. Saya sudah sedikit membuktikan diri di uji coba, dan semoga level saya akan seperti ini terus sepanjang tahun, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






