Kompak, Honda-Yamaha: Aturan Baru Bikin MotoGP Seru!
Anindhya Danartikanya | 29 Desember 2016 10:30
Bola.net - - Bos Honda Racing Corporation (HRC), Livio Suppo dan bos Yamaha Motor Racing (YMR), Lin Jarvis mengakui berbagai perubahan teknis di MotoGP 2016, termasuk penyeragaman perangkat elektronik (ECU) dan penggunaan ban Michelin, merupakan langkah tepat untuk membuat kejuaraan tersebut lebih menarik.
Mulai awal tahun, ECU dari Magneti Marelli resmi menggantikan ECU yang selama ini dikembangkan sendiri oleh setiap pabrikan peserta. Seluruh pabrikan mengalami performa yang positif musim ini, kecuali Honda yang kesulitan di awal, walau akhirnya sukses meraih gelar dunia bersama Marc Marquez.
Secara umum, musim ini telah membuka pintu untuk lebih banyak pabrikan, seperti KTM yang akan bergabung. Performa Suzuki juga jauh lebih baik, jadi mungkin ini memang langkah yang sangat baik. Pada awalnya memang sulit bagi Honda, namun secara umum sudah bagus. Tentu ada jatuh bangun, namun jujur saja, sulit juga untuk mengeluh, ujar Suppo kepada Autosport.
Jarvis pun mendukung pernyataan Suppo, meski Yamaha gagal mempertahankan gelar baik melalui Jorge Lorenzo maupun Valentino Rossi. Adanya sembilan pemenang berbeda baik dari tim pabrikan maupun tim satelit pun dinilai Jarvis positif untuk keberlangsungan MotoGP di masa depan.
Sembilan pemenang membuktikan regulasi ini positif. Dulu hanya ada tim elite, sementara kini beberapa tim satelit juga meraih kemenangan, Ducati juga meraih dua kemenangan setelah bertahun-tahun lamanya. Jadi secara keseluruhan, perubahan ini baik. Memang sulit bagi beberapa pabrikan, namun untuk mempromosikan olahraga ini, jelas positif, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

