KTM Dikabarkan Berencana Mundur dari MotoGP pada 2026 Gara-Gara Bangkrut
Anindhya Danartikanya | 30 Desember 2024 11:20
Bola.net - KTM dikabarkan menggodok rencana mundur dari MotoGP pada 2026 mendatang, menyusul proses restrukturisasi yang mereka jalani akibat bangkrut. Kabar ini pun menyeruak di Austria pada Minggu (29/12/2024), hanya beberapa hari setelah KTM mengakui adanya negosiasi dengan Lewis Hamilton.
Pada 26 November 2024, KTM mengaku mengalami pailit dan menjalani restrukturisasi. Utang mereka dinyatakan mencapai €3 miliar. Selain melakukan PHK besar-besaran, KTM tak bisa membayar gaji pegawai yang tersisa pada bulan November dan Desember, serta tak bisa menyediakan bonus Natal.
Uniknya, pabrikan Austria ini tegas takkan mundur dari kompetisi balap mana pun, termasuk MotoGP, MXGP, dan Reli Dakar. Namun, janji mereka tetap diragukan oleh banyak pihak, terutama soal proyek mereka di MotoGP yang butuh dana paling besar di antara semua proyek balap mereka.
Disarankan Mundur dari MotoGP demi Restrukturisasi

KTM dan manajemen Lewis Hamilton dikabarkan menjalani negosiasi di sela Formula 1 GP Abu Dhabi. Hal ini pun dikonfirmasi oleh Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, kepada Speedweek, Selasa (24/12/2024). Alih-alih menjadi sponsor, Hamilton berpotensi menjadi investor tim-tim KTM di MotoGP.
"Yang bisa saya katakan adalah kami telah menjalani diskusi-diskusi yang sangat menarik dengan manajemennya. Bukan rahasia lagi bahwa Lewis Hamilton tertarik kepada MotoGP dan sedang berpikir untuk memiliki tim sendiri. Ada diskusi yang konkret pula di sini," tutur pria Jerman itu.
Namun, pada Minggu (29/12/2024), Alpine Creditors Association (AKV) menyatakan sidang kreditor awal bulan ini menyatakan bahwa restrukturisasi KTM termasuk rencana untuk mundur dari MotoGP. Der Standard kemudian melaporkan hal ini akan dilakukan pada 2026 nanti.
KTM Ngotot Tetap Balapan di MotoGP Karena...
Meski begitu, Der Standard juga melaporkan bahwa para petinggi KTM masih gigih ingin tetap berlaga di MotoGP, karena menarik partisipasi mereka dari ajang itu bakal memicu kerusakan signifikan pada citra KTM di dunia balap motor dan penjualan motor produksi massal mereka.
KTM sendiri belum merilis pernyataan resmi apa pun mengenai laporan yang dirilis oleh media-media massa asal Austria tersebut. Namun, Beirer telah memastikan bahwa beberapa sponsor, termasuk Red Bull, bersedia untuk terus mendukung mereka di berbagai kejuaraan.
Hal ini juga ia tegaskan kepada Hamilton, yang akan disponsori oleh Celcius sekalinya berseragam Scuderia Ferrari di F1 2025. "Semua orang yang ingin bekerja dengan kami tahu betapa dekatnya kami. Red Bull dan KTM tak bisa dipisahkan. Namun, hal ini tidak menjadi kendala dalam negosiasi-negosiasi yang ada sejauh ini," tutupnya.
Sumber: Speedweek, AKV, Der Standard
Baca Juga:
- Resmi 'Bye Bye' dari Red Bull Usai 17 Tahun, Marc Marquez Berharap Balikan: Terima Kasih atas Sayapnya!
- Yamaha: Jack Miller Aset Berharga, Soalnya Naik 3 Motor Berbeda dalam 10 Tahun di MotoGP
- 5 Juara WorldSBK yang Jatuh Bangun di MotoGP, Bisakah Toprak Razgatlioglu Patahkan Kutukan?
- 15 Rider Ducati Sudah Jadi Pemenang di MotoGP, Siapa Dapat Giliran pada 2025?
- Demi Gengsi, Honda Bakal Turunkan 'Dream Team' MotoGP di Suzuka 8 Hours 2025?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Charles De Ketelaere Tak Menyesal Gabung AC Milan, Akui Kurang Percaya Diri
Liga Italia 30 Maret 2026, 13:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












