KTM Lagi-Lagi Minta MotoGP Kurangi Jumlah Balapan: Idealnya 18 Seri, Bukan 22
Anindhya Danartikanya | 31 Januari 2024 13:18
Bola.net - Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, kembali menyatakan permohonan kepada Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP untuk mengurangi jumlah seri dan balapan. Menurut mereka, kalender balap masa kini terlalu padat, apalagi kini MotoGP menerapkan Sprint setiap hari Sabtu.
Sejak 2023, MotoGP memang menggelar balapan Sprint dan balapan Grand Prix, yang membuat jumlah balapan dua kali lipat lebih banyak dari musim-musim sebelumnya. Kebijakan ini sampai sekarang masih diprotes mayoritas pembalap karena meninggikan risiko kecelakaan dan cedera.
Para pembalap juga menyatakan kehadiran Sprint membuat kinerja mereka selama pekan balap tidak maksimal karena minim diskusi dengan tim. Mereka bahkan menyebut bahwa balapan Sprint, meski durasinya lebih pendek, justru membuat mereka jauh lebih kelelahan ketimbang balapan Grand Prix.
Jangan Sampai Kelewat Batas

Pada 2024, MotoGP dijadwalkan menggelar 22 seri, yang berarti akan ada 44 balapan, walau Seri Argentina belakangan santer dikabarkan bakal batal. KTM pun sudah berkali-kali menyampaikan keinginan jumlah seri dikurangi, dan Beirer kini kembali menyatakan hal tersebut jelang musim baru.
"Kejuaraan ini hebat. Jika tidak, kami takkan ada di sini. Dengan Sprint, jumlah balapan jadi dua kali lipat lebih banyak. Kami suka, karena Sprint menawarkan sesuatu yang ekstra bagi fans," ungkap Beirer kepada Motorsport Total pada Selasa (30/1/2024).
"Namun, kami harus hati-hati agar tidak kelewat batas. Saya takkan menutup fakta bahwa kami merasa batasan jumlah balapan [seri] adalah 18, bukan 22," lanjut eks pembalap MXGP ini.
Tak Perlu Hapus Sprint, Kurang Seri Saja

Beirer pun mengaku memaklumi jika Dorna ingin terus menambah jumlah balapan demi menjaga status prestisius MotoGP. Namun, pria asal Jerman ini yakin MotoGP tetap bisa menyajikan pertarungan yang hebat dengan jumlah seri yang lebih sedikit.
"Ini kejuaraan dunia, dan kami ingin berpartisipasi. Itulah alasan kami tak mau terlalu lantang mengeluh. Meski begitu, itu adalah harapan kami. Kami ingin 2-3 seri lebih sedikit dengan format yang sekarang. Saya tak yakin kami harus mempertanyakan Sprint. Itu bagus untuk olahraga ini," tutupnya.
MotoGP akan kembali beraksi lewat tes shakedown di Sepang, Malaysia, pada 1-3 Februari 2024, yang dilanjutkan dengan tes pramusim di trek yang sama pada 6-8 Februari 2024. Tes pramusim berikutnya digelar di Lusail, Qatar, pada 19-20 Februari 2024.
Sumber: Motorsport Total
Baca juga:
MotoGP 2024 Diramaikan 13 Juara Dunia, Total Kawinkan 26 Gelar
Konsesi Terbaru Bergulir, Pembalap Yamaha dan Honda Boleh Ikut Tes Shakedown MotoGP Sepang
Pingsan, Franco Morbidelli Ditolong Marquez Bersaudara Usai Kecelakaan Hebat di Portimao
Ditinggal Marc Marquez, Stefan Bradl Sebut Kinerja Honda Kini Jadi Lebih Terbuka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: 10 Pemain yang Diprediksi Jadi Magnet Turnamen
Piala Dunia 27 Mei 2026, 18:15
-
5 Pemain Liverpool Ini Bisa Hijrah ke Serie A, 3 Menuju Juventus?
Liga Italia 27 Mei 2026, 16:33
-
Lionel Messi Belum Fit 100 Persen untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 16:26
-
Liverpool Dapat Kabar Besar dari Jeremy Jacquet Jelang Musim Baru
Liga Inggris 27 Mei 2026, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00















