LCR Honda: KTM Bakal Bikin Pusing di MotoGP 2018
Anindhya Danartikanya | 18 Desember 2017 13:30
Bola.net - - Pimpinan LCR Honda, Lucio Cecchinello mengaku takjub atas lonjakan performa Red Bull KTM Factory Racing di MotoGP sepanjang musim ini. Dalam satu tahun saja, pabrikan Austria ini memang mampu mengalami peningkatan signifikan pada pengembangan RC16 dan berkutat di posisi 10 besar.
Proyek RC16 sejatinya telah dimulai KTM pada 2014 lalu, namun baru diturunkan di MotoGP tahun ini. Bersama Pol Espargaro dan Bradley Smith, serta test rider andal, Mika Kallio, KTM mampu mengacak-acak persaingan 10 besar sejak pertengahan musim. Inilah yang membuat Cecchinello kagum.
KTM merupakan perusahaan besar yang kaya engineer andal. Mereka sangat hebat dalam mengatur sebuah tim balap. Saya harus akui KTM mengejutkan banyak orang di MotoGP tahun ini. Semua orang yakin mereka bakal sangat kompetitif, ujar eks rider GP125 ini dalam wawancaranya bersama Speedweek.
Di sisi lain, Cecchinello juga yakin bahwa naiknya level performa KTM bakal menyulitkan laju timnya. Bagi 'rookie' awalnya memang tak mudah, tapi jelas KTM butuh waktu dan peluang untuk bekerja. Mereka bekerja sangat baik dan saya yakin tahun depan mereka bakal konsisten finis di 10 besar. KTM bakal membuat tim saya pusing! tuturnya.
Dengan spek teknis yang cukup berbeda dari pabrikan-pabrikan lain yang memakai sasis aluminium dan suspensi Ohlins, KTM menggunakan sasis baja tubular dan WP Suspension yang dikembangkan secara in-house. LCR yang saat ini memakai Ohlins pun belum mau memakai WP Suspension seperti KTM.
Saya belum memikirkannya, karena kami bekerja sangat dekat dengan HRC. Motor kami juga sangat penting dikembangkan sesuai spesifikasi teknis Repsol Honda. Hanya dengan cara itu kami akan tahu perbedaannya. Lagipula, berganti suspensi bukan perkara kecil. Saya belum tertarik melakukannya, tutup Cecchinello.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








