Legenda MotoGP Beri 'Omelan' Panjang pada Marc Marquez
Anindhya Danartikanya | 15 April 2018 12:15
Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz yang dikenal dengan gaya balapnya yang 'nyentrik' di masa lalu, akhirnya ikut menyampaikan pendapatnya soal insiden senggolan kontroversial antara Marc Marquez dan Valentino Rossi di MotoGP Argentina sepekan lalu, di mana Rossi terjatuh dan keduanya kembali melancarkan 'perang mental'.
Schwantz yakin bahwa hukuman ride through penalty untuk kesalahan Marquez saat start dan hukuman mundur 30 detik usai finis untuk kesalahan menabrak The Doctor adalah hukuman yang cukup lembek. Kepada Motorsport, ia juga menyebut Marquez harus diawasi secara ketat oleh Race Direction sepanjang musim dan harus diperingatkan dengan tegas.
Marc telah dihukum berkat apa yang telah ia lakukan. Tapi saya rasa ia harus dijatuhi masa percobaan selama sisa musim. Ia harus diberitahu, atas alasan apa pun, jika mengakibatkan kontak dengan orang lain berkat tindakannya, ia harus dihentikan. Jika insiden itu terjadi karena ia salah melakukan pengereman dan punya kecepatan kelewat tinggi, ia harusnya tahu apa yang ia lakukan. Dia itu seorang juara, ujar Schwantz.
Ia tak boleh begitu saja masuk tikungan, menabrak rider lain dan berkata, 'oh, maaf, aku melakukan kesalahan.' Kita semua tahu perilaku itu tak tepat. Semua pasti pernah melakukan kesalahan dalam situasi genting, tapi ia tak boleh terus-terusan menimbulkan situasi-situasi kritisnya sendiri, di mana ia melakukan kesalahan dan meletakkan rider lain dalam konsekuensi berbahaya, lanjutnya.
Rangkaian kontroversi yang dilakukan Marquez di Argentina ini berawal dari mesin Honda RC213V miliknya yang mati sesaat sebelum start, di mana ia dijatuhi ride through penalty, bukannya start dari pit lane seperti yang sudah tertera pada regulasi. Schwantz pun yakin harusnya kesalahan macam ini setimpal dengan hukuman diskualifikasi.
Jika ia tak melakukan apa yang disuruh Tony (Congram) dari IRTA, maka ia harusnya didiskualifikasi dari balapan pada beberapa lap pertama. Titik. Harusnya (Race Direction) berkata, 'mesinmu mati, sudah kusuruh kau start dari pit lane, tapi kau tak melakukannya. Cukup, bocah, kau keluar.' Dan solusi itu akan menghentikannya melakukan semua tindakan bodoh yang telah ia lakukan, ungkap pria asal Texas ini.
El Pajarito juga menyatakan bahwa MotoGP harus melakukan evaluasi ulang soal hukuman yang dijatuhkan kepada para rider, dan mengimbau Marquez untuk belajar mengurangi agresinya dan mengubah gaya balapnya agar lebih tenang.
Harusnya tak seorang pun harus cemas soal keselamatan mereka saat balapan. Balap motor bukan olahraga kontak, dan seorang rider hanya harus cemas jika dikalahkan, bukan cemas kalau-kalau ditabrak. Marc harus berpikir ulang soal aksinya. Kita semua tahu ia punya talenta hebat serta cepat. Jika ia mau belajar berkendara smooth dan cepat, saya rasa ia akan takjub soal betapa cepat dirinya, pungkas Schwantz.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



